Doa Bersama Antar Umat Beragama Harus Menjadi Alat Pemersatu

Wonogiri – Dalam rangka menciptakan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Wonogiri, para tokoh antar umat beragama mengikuti kegiatan Doa Syukur Antar Umat Beragama rangka memperingati Hari Jadi ke-277 Kabupaten Wonogiri, Jum’at malam (04/05) di di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Wonogiri, Edi Santosa, Forkompinda, Sekda, DPRD, kepala OPD, Ketua FKUB, Ketua MUI  serta ribuan perwakilan seluruh umat beragama yang ada di Kabupaten Wonogiri.

Kasubbag TU Kankemenag Wonogiri yang hadir mewakili Kepala Kankemenag, Haryadi menyampaikan bahwa tujuan  kegiatan tersebut di harapkan mampu menciptakan kerukunan antar umat beragama dan tentunya mempertebal kesadaran kita tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Tujuan terselenggaranya acara ini adalah untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Wonogiri dan terlaksananya keharmonisan antar umat beragama” jelas Haryadi.

Menurut Kasubbag TU setiap agama mengajarkan kebaikan, kedamaian serta keselarasan hidup terhadap para pemeluknya, baik antar sesama manusia, maupun terhadap makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Hidup rukun dan berdampingan bersama-sama pemeluk agama lain, saling menghargai, serta menghormati antar pemeluk agama merupakan tujuan dan keinginan setiap agama dan manusia itu sendiri.

Selain itu doa bersama antar umat beragama menurut Haryadi juga mengandung maksud untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas karunia yang di limpahkan berupa rizki kesehatan, ketentraman, kedamaian dan kerukunan selain itu juga memohon kepada Allah SWT mengayomi, membimbing dan memberikan kekuatan lahir batin kepada pemimpin dan pengambil kebijakan di jajaran pemerintah kabupaten wonogiri sehingga dapat menjaga pembangunan mental dan spiritual masyarakat di Kabupaten Wonogiri.

“Dengan momentum doa bersama antar umat beragama  harus menjadi alat pemersatu, meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa dalam rangka terciptanya kesehjateraan dan ketentraman masyarakat Wonogiri,” harap Haryadi

Selain itu masalah kerukunan umat beragama harus terus kita perhatikan secara seksama, karena agama memainkan peranan yang penting dalam segala aspek kehidupan ini, realitas kehidupan kita sangat beragam dan jika tidak melihatnya secara arif dan bijaksana, konflik sering tidak dapat kita hindari sebagai akibat dari perbedaan yang ada. (Mursyid_Heri/Wul)