Empat Belas Dai Cilik Ikuti Kontes Pildacil Ramaikan Peringatan Maulid Nabi

Wonosobo – Ditengah ramainya jagat media maya yang trending membahas terkait libur tanggal merah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2021 yang digeser, PD IGRA Kabupaten Wonosobo justru menyibukan diri dengan menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Salah satu kegiatan yang tengah dihelat yakni pemilihan Da’i Cilik atau Pildacil, yang diselenggarakan di gedung PD IGRA setempat, pada Hari Kamis (21/10) yang diikuti oleh Empat Belas Da’i Cilik asal Kabupaten Wonosobo.

Artiniah, selaku ketua panitia menyampaikan, ke empat belas Da’i Cilik tersebut merupakan perwakilan terbaik hasil seleksi masing masing kecamatan, “pagi cerah mewarnai langkah kami untuk melaksanakan kegiatan Pildacil dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad SAW. 14 peserta tersebut adalah perwakilan terbaik masing-masing kecamatan,” katanya.

Ia menyampaikan tujuan dari diadakannya Pildacil selain untuk memperingati Maulid Nabi sekaligus memupuk semangat menggali potensi anak untuk meraih prestasi dan memupuk kepercayaan diri anak, serta meneladani Uswatun Khasanah dalam membentuk karakter anak,

“semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi peserta didik dalam perlombaan pildacil untuk bisa menjadi generasi yang unggul,” tandasnya.

Ia juga beberkan terkait dewan juri pada perlombaan tersebut yakni Penyuluh Agama Islam Fungsional Kankemenag Kab. Wonosobo, Istiqomah, dan Sri  Lestari.

Sementara hadir membuka kegiatan, Ahmad Farid, selaku Kakankemenag Kab. Wonosobo menyampaikan RA harus bisa berkompetisi dengan lembaga-lembaga PAUD lainnya melalui berbagai macam inovasi dan ide kegiatan dalam membangun karakter anak didik,

“berbagai macam kegiatan yang positif untuk mengembangkan karakter anak sejak usia dini akan menjadi salah satu point yang dapat dijadikan sebagai daya saing. Acara semacam ini harus terus dikembangkan karena sangat bagus manfaatnya untuk anak-anak,” kata Farid.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus daapt dijadikan ajang untuk menjaring bakat anak-anak agar berprestasi dalam memajukan dunia dakwah dan mengembangkan kreatifitas positif. Diharapkan ada kerjasama antar guru dan orang tua dalam mendampingi anak agar terus mengeksplor diri sejak usia dini. Ps-ws