Guru MAN 1 Banjarnegara Sumbang Medali KSMO Session 2

Banjarnegara – Satu prestasi gemilang kembali diraih guru MAN 1 Banjarnegara dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) Session 2 yang diselenggarakan oleh POSI. Event yang dilaksanakan tanggal 31 Juli dan 1 Agustus ini berhasil diselesaikan dengan manis oleh Indriyani, guru pengampu geografi pada Ahad sore (1/8) sebagai salah seorang peserta KSMO kategori guru. 

Dalam durasi kurang lebih 100 menit, dia meyakinkan diri untuk mengakhiri proses pengerjaan soal, seperti yang dikutip dalam keterangannya melalui video call.

“Dari 120 menit waktu yang tersedia, pada sisa waktu 20 menit saya memantapkan diri untuk kirim jawaban. Tentu setelah yakin betul dengan soal yang dikerjakan. Dan saya tak mau ambil resiko mengerjakan soal diluar kemampuan analisis saya, yang bisa berpotensi mengurangi skor jika salah,” ujarnya.

Disampaikan pula oleh Indri, sajian soal KSMO yang terkait dengan ayat-ayat qauliyah cukup menyita pemikiran.  Belum lagi materi yang mencakup seluruh wilayah Bumi baik di darat, laut, maupun udara, tentu sangat menguji pemahaman para peserta. 

“Namanya saja KSM, maka sudah pasti kita berhadapan dengan soal-soal yang terintegrasi dengan ayat Al Qur’an tentang bumi dan bahkan alam semesta.  Satu cara sederhana untuk mencari jawaban yang tepat dalam soal adalah dengan mencari kata kunci dalam ayat yang bisa kita temukan dan kita pahami, maka itu akan membantu dalam kita menganalisisnya”, jelas Indri.

Dari sekian banyak ajang online yang telah diikuti oleh guru dan membawa hasil yang menggembirakan, Kepala Madrasah Sunaryo selalu mengapresiasi dengan ucapan syukur kepada Ilahi, serta support yang tiada henti.

“Syukur Alhamdulillah dan terima kasih atas capaian prestasinya. Usaha dan kerja keras dalam mempersiapkan diri menghadapi lomba terbayar sudah.  Semoga terus berlanjut meraih prestasi pada ajang berikutnya,” ucapnya.

Diakhir perbincangan, Sunaryo berharap kepada seluruh guru untuk tidak jemu mencari dan mengikuti ajang yang sesuai dengan bidang dan minatnya untuk dapat diikuti. 

“Hal ini selain dimanfaatkan untuk berkompetisi, juga mengasah kemampuan serta mengukir prestasi,” pungkasnya. (ind/ak/rf)