
Bekasi (Humas) – Dalam upaya memperkuat harmoni dan kerukunan umat beragama di Indonesia, Plt. Kabag TU Hartanto bersama Ketua Tim Kerja KUB Zaimatul Chasanah menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Kerukunan Umat Beragama, Kamis (12/2/2026)
Acara berlangsung di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Bekasi, mulai tanggal 11 hingga 13 Februari 2026 ini Mengusung tema “Merawat Kerukunan Umat Beragama, Indonesia Sebagai Inspirasi Dunia”, rapat koordinasi ini bertujuan untuk:
Mengevaluasi efektivitas program kerja kerukunan yang telah berjalan sepanjang tahun 2025 dan mensinkronisasikan langkah strategis antara pusat dan daerah dalam melaksanakan program-program Kerukunan.
Dalam Forum ini Pusat Kerukunan Umat Beragama memperkenalkan program INSPIRE (Inspirasi Indonesia untuk Dunia dalam Hal Kerukunan Umat Beragama) dalam Rapat Kerja Nasional. Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI M. Adib Abdushomad mengatakan program INSPIRE akan menjadi wadah untuk memperkenalkan Indonesia sebagai laboratorium kerukunan bagi dunia. “Kita ingin mengamplifikasi bangsa kita Indonesia sebagai program laboratorium bagi dunia,” ujarnya.

Ruang Menjaga Tradisi, Toleransi, dan Kesetaraan Gender Agenda Road to INSPIRE diselenggarakan pada 4 Mei 2026, melibatkan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan dari Denmark, sedangkan puncak kegiatan akan berlangsung pada September 2026. Lebih lanjut Adib mengatakan kerukunan dan perdamaian menjadi aset mahal yang dimiliki Indonesia dan harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

Selain INSPIRE menurut Gus Kapus, sapaan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, PKUB juga akan mendorong Program Youth Harmony, sebagai program upaya preventif penanaman nilai-nilai toleransi dan kebersamaan sejak dini dan meningkatkan literasi digital terkait kerukunan melalui generasi muda.
Plt. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, menyampaikan bahwa forum evaluasi dan pembahasan program ini akan menjadi pijakan dalam mengambil kebijakan program kerukunan di Jawa Tengah sekaligus memastikan bahwa program-program kerukunan yang yang sudah terlaksana dapat terus berkelanjutan. Selain itu dalam forum Sidang Komisi Hartanto menyoroti regulasi ijin sementara rumah ibadah yang masih menjadi polemik di masyarakat yang harus menjadi perhatian khusus PKUB.

Rakor ini turut dihadiri Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, serta Ketua Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag se-Indonesia.







