Ibda Bi Nafsik, Kunci Sukses Bagi Calon Pemimpin

Slawi  – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) berfungsi sebagai perantara sekaligus mewakili seluruh peserta didik. Dalam melaksanakan suatu kegiatan yang telah direncanakan dalam program-program madrasah, selain itu juga OSIS sebagai koordinator dalam meningkatkan segala potensi dan kreatifitas peserta didik melalui kegiatan-kegiatan positif yang direncanakan oleh penyelenggara madrasah. Dengan kata lain, OSIS berfungsi sebagai induk dari kegiatan-kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler yang ada di sebuah madrasah.

Mempertimbangkan pentingnya peran dan fungsi OSIS maka MTs Negeri Model Babakan Lebaksiu Tegal pada Jum’at (17/11) bertempat di Aula Madrasah dibuka kegiatan Pelantikan dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi Pengurus OSIS Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Babakan Lebaksiu Tegal Masa Bhakti 2017 – 2018 diikuti oleh seluruh pengurus OSIS baru selama dua hari.

Dalam amanatnya Ahamad Zahid selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan berpesan,”  sebagai Pengurus OSIS kalian dituntut menjadi suri tauladan kepada teman lainnya. Seperti dalam hal mensosialisasi tata tertib siswa, maka pengurus OSIS lah yang jadi garda depan. Ibda bi nafsik itu yang harus laksanakan, insya Alloh siswa lainnya akan mengikuti.”

Sementara itu Bambang Heri Subiyakto menambahkan, “bahwa secara umum kegiatan ini merupakan salah satu jalur pembinaan mental untuk membentuk kader – kader pengurus OSIS yang baru agar lebih kompeten dapat menggerakan organisasi dengan baik sesuai harapan dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, LDK mempunyai tujuan, pertama menjadi wadah sosialisasi dan komunikasi Pengurus OSIS baru Masa Bhakti 2017 – 2018 dalam pembentukan organisasi di MTs N Model Babakan yang kompeten dan berkualitas,  kedua melatih dan membimbing serta memberi bekal pengurus OSIS dalam memanajemen organisasi, ketiga pembentukan sikap Islami, disiplin, berdedikasi, serta kepemimpinan yang berkarakter.”

“Adapun materi yang disampaikan peserta, Dinamika Kelompok dan Komunikasi Efektif, Leadership (Kepemimpinan) dan Managemen Organisasi, Konsep Hidup Islami, Etika Perilaku dan Tata Tertib Madrasah, dan ditutup dengan kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB),” imbuh Bambang Heri.

Ahmad Nauvan Hazimi sebagai salah satu peserta mengungkapkan, “merasa senang dan pengalaman baru dalam berorganisasi, semoga ini awal yang baiik bagi kami untuk menyongsong masa depan yang gemilang, Amiin.” (Byrs/Za/rf)