Idul Fitri Sebagai Momentum Peningkatan Prestasi ASN

Karanganyar – Capaian Kementerian Agama layak kita syukuri. Keberadaan kita diakui. Kalau kita tidak diakui, tidak akan ada kalimat-kalimat yang muncul dari Bupati, Wakil Bupati maupun PJS Bupati Karanganyar tentang prestasi dan kinerja Kementerian Agama.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad saat menyampaikan sambutan pada hari pertama masuk kerja selepas cuti Idul Fitri di halaman kantor, (21/06).

Apel perdana selepas Idul Fitri ini terasa spesial karena dihadiri oleh seluruh pejabat di lingkungan Kankemenag Kabupaten Karanganyar, mulai dari Kasubbag TU/Kasi/Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA dan seluruh JFU dan JFT.

Pernyataan Kepala Kemenag itu sebelumnya diawali sebuah cerita yang disampaikannya tentang pujian yang disampaikan PJS Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo terhadap kinerja pegawai Kementerian Agama. Dalam beberapa kesempatan, Kemenag seringkali dilibatkan dalam tim forkompinda walau statusnya tidak menjadi bagiannya.

“Apa yang sudah dicapai Kemenag harus dijaga, diupayakan dan ditingkatkan. Baik oleh pejabat struktural, fungsional, dan pelaksana yang ada di Kemenag Kabupaten Karanganyar,” tandasnya.

Lebih lanjut Kepala Kemenag menyampaikan bahwa prestasi itu bukan karena dirinya, tapi lebih karena ada kinerja semua unsur di Kemenag, itu karena Kementerian Agama solid.

“Untuk itu saya mengajak meningkatkan soliditas kita. Yang sudah ada yang baik ini kita jaga, kita harus memberikan kontribusi memperkuat Kemenag, bukan sebaliknya yg dapat menggerogoti atau memperlemah kemenag. Masalah pasti ada dan itu adalah tantangannya. Jangan dilewatkan momentum yang baik ini. Kertas putih ini akan kita tulis dengan prestasi atau justru kita kotori dengan hal hal yang tidak berguna. Mari kita bersama-sama kita jaga ke fitrahan/kesucian kita itu dengan prestasi yang baik,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Kepala Kemenag mengajak peserta apel untuk berdoa sembari meluruskan niat agar setiap pegawai Kemenag menjadi pribadi-pribadi yang baik.

“Taqaballahu minna wa minkum, mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita khususnya ibadah ramadhan kita. Wajaalna wa iyakum minal ‘aidin wal faizin, mudah-mudahan kita benar-benar dikembalikan Allah kepada jati diri kita, sebagai hambanya Allah, Abdullah, bukan hambanya nafsu, mata,perut, tetapi hambanya Allah yang condong kepada hal-hal yang lurus, kebaikan, ke ilahian nilai-nilai ukhrawi (rohaniah). Semoga semuanya tampil sebagai pemenang yang mengalahkan dirinya sendiri.” tutupnya. (ida-hd/wul)