Ihsan Muhadi : Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat adalah wujud Cinta Tanah Air

,Sukoharjo – Bekerja dengan sebaik-baiknya merupakan salah satu perwujudan dari cinta tanah air bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bekerja sungguh-sungguh dan profesional untuk memperbaiki pembelajaran di madrasah-madrasah, meningkatkan mutu dan kualitas intelektual generasi penerus bangsa pun merupakan perwujudan dari cinta tanah air bagi para guru. Ia merupakan ladang dakwah bagi penyuluh untuk senantiasa memberikan pencerahan kepada masyarakat agar selalu mencintai bangsanya sebagaimana dawuh para Kyai yang mengabarkan kepada kita bahwa cinta tanah air adalah sebagian dari iman Hubbul Wathon Minal iman.

Kakankemenag Kabupaten Sukoharjo, Ihsan Muhadi menyampaikan hal tersebut dihadapan 40 orang peserta Pelatihan Teknis Bela Negara yang terdiri dari Penyuluh, Guru MAN, MTsN, MIN dan Staf KUA di lingkungan Kankemenag Kabupaten Sukoharjo digelar di salah satu ruang kelas MIN 2 Sukoharjo, Senin(14/06).

Jika dilihat selintas uraian yang ada di dalam buku digital panduan Pelatihan Teknis Bela Negara di Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo yang disusun oleh Kementerian Agama Balai Diklat Keagaman Tahun 2021 menyebutkan bahwa Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.

Dilansir dari situs resmi Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia, tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa, menjadi bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa. Sekaligus menjadi bukti pemahaman mengenai bela negara. Pemahaman tersebut bisa dilakukan dengan terbinanya hubungan baik antar sesama warga negara hingga proses kerja sama untuk menghadapi ancaman dari pihak asing secara nyata. Di dalam proses pembelaan bangsa, ada beberapa hal yang menjadi unsur penting di antaranya, cinta tanah air , kesadaran berbangsa dan bernegara , yakin akan pancasila sebagai ideologi negara, Rela berkurban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela Negara.

Oleh karenanya pada kesempatan tersebut Ihsan Muhadi mewanti-wanti agar para peserta senantiasa meningkatkan wawasan kebangsaannya serta selalu waspada terhadap munculnya segala bentuk ancaman bagi dasar negara dan Kedaulatan Tanah Air Indonesia. “Pelatihan semacam ini sebagai upaya pembelajaran membela negara untuk meningkatkan wawasan kebangsaan” terangnya, “orang yang tidak punya wawasan kebangsaan justru akan membikin ulah terhadap negara Indonesia” tandas Kakankemenag.

Diujung sambutannya sebelum membuka secara resmi pelatihan tersebut, Ihsan mengingatkan kembali bahwa sebagai abdi negara perjuangan yang bisa dipersembahkan bagi Bangsa Indonesia saat ini adalah dengan cara mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.(min/djp)