Jamaah Calon Haji Asal Wonosobo Legowo Menerima Keputusan Pembatalan Pemberangkatan Jamaah Haji

Wonosobo – Usai mengikuti sosialisasi KMA 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M yang diadakan oleh Kankemenag Wonosobo pada hari Kamis (10/6) di aula setempat, Beberapa Jamaah Calon Haji yang gagal diberangkatkan pada tahun ini mengaku sudah ikhlas atau legowo menerima keputusan tersebut.

Salah satunya yakni Wasiati calon Jemaah haji asal kecamatan Garung Kab. Wonosobo, saat ditemui tim media center ia mengatakan keputusan pemerintah adalah keputusan terbaik untuk jamaah haji, “kami percaya bahwa keputusan itu sudah melalui banyak pertimbangan dan seperti tadi disampaikan Kepala Kankemenag pembatalan terjadi karena masih pandemic. Inysaallah sudah ikhlas demi kebaikan bersama,” kata Wasiati kepada tim.

Lanjut Wasiati ungkapkan, ia sempat merasa kecewa saat diputuskan pembatalan lebih lagi banyak isu-isu yang beredar miring terkait pembatalan tersebut, “kecewa pasti ada karena kami sudah menunggu lama, tapi kami juga tidak perlu berlarut. Itu adalah rencana Allah yang tidak umat nya ketahui. Kami sempat was-was karena banyak berita bohong seperti penggunaan dana haji dan lainnya, tapi setelah ada sosialisasi semacam ini kami menjadi sedikit lega,” imbuh Wasiati.

Wasiati juga berpesan agar oknum penebar berita hoax berhenti melakukan tindakan tersebut karena dirasa meresahkan,”jamaah haji itu sudah legowo mas, tapi kalau berita yang tidak benar itu terus beredar ya akan meresahkan. Untuk oknum yang menyebar berita hoax kami mohon berhenti membuat resah calon jemaah,” tandasnya.

Sementara itu Kakankemenag Kab. Wonosobo saat ditemui diruangannya pada hari Jumat (11/6) menyampaikan agar sosialisasi KMA 660 Tahun 2021 digencarkan baik secara tatap muka maupun melalui sosial media untuk meredam pemberitaan bohon, “kita tidak bisa menghentikan tindakan oknum tersebut. Akan tetapi kita bisa meredamnya dengan memperbanyak pemberitaan positif tentang haji,” kata Ahmad Farid Kakankemenag.

Hal lain ia sampaikan himbauan kepada seluruh KUA se Kab. Wonosobo agar melakukan sosialisasi di wilayahnya masing-masing dengan menggandeng forkopimcam, dan tokoh agama setempat.

Farid, juga berharap masyarakat dan seluruh elemen dapat dengan bijak menyikapi keputusan tersebut dengan sudut pandang yang positif. Ps-ws