Jamun: Kecintaan Terhadap Al Qur’an Jangan Sampai Dikalahkan HP

Cilacap – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Jamun, menegaskan bahwa, bulan suci Ramadhan merupakan moment strategis bagi umat Islam menuju sebuah kemenangan. Untuk mencapai prestasi bergengsi tersebut, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mempedomani Al Qur’an. Karenanya, kecintaannya membaca Al Qur’an jangan sampai dikalahkan oleh HP.

Pernyataan tersebut dilontarkan pada apel pagi, Jum’at (18/5) di Halaman Kantor. Dia mengatakan lebih lanjut, di era yang serba teknologi, manusia khususnya umat Islam agar pandai-pandai memanfaatkan teknologi untuk ibadah. Allah menciptakan seluruh alam seisinya karena teknologi-Nya Yang Maha Canggih. Itu semua diperuntukkan sebagai sarana manusia untuk mengabdikan diri kepada-Nya.

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa untuk dapat beribadah dengan baik dan benar, manusia harus mengikuti petunjuk, yakni Al Qur’an dan Al Hadits. Sedangkan untuk mengkaji kitab Qur’an dan Hadits tidaklah mudah. Selain memerlukan kecerdasan, juga ketenangan jiwa sebagai kunci utama dibukanya hidayah. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh ASN yang beragama Islam untuk meningkatkan kegiatan membaca Al Qur’an.

Menurutnya, intensitas membaca isi HP yang begitu tinggi agar disikapi dengan bijak. Pihaknya tidak menyalahkan aktifitas tersebut. Sebagai pemimpin, pihaknya merasa wajib mengingatkan aparaturnya. HP agar diisi dengan aplikasi yang menjadikan manusia selalu ingat kepada Allah SWT. Sehingga semakin tinggi frekuensi membaca isi HP, akan semakin kuat pula iman dan taqwanya.

“HP jangan hanya diisi aplikasi media sosial. Isilah dengan aplikasi Al Qur’an dan Sunah. Banyak sekali aplikasi-aplikasi bacaan lainnya yang sangat bermanfaat untuk meningkatan iman dan taqwa kita. Sehingga HP akan menjelma menjagi sarana ibadah yang efektif. Bukan sebaliknya, HP menjadikan kita semakin lupa dengan tujuan hidup kita,”tegasnya.

Dia mengajak seluruh ASN Kemenag Cilacap, selama bulan suci Ramadhan ini menggiatkan tadarus Al Qur’an minimal khatam satu kali. Caranya dengan mengawali aktifitas sehari-hari di kantor dengan membaca Qur’an minimal 15 menit. Membaca Al Qur’an dan Hadits merupakan satu-satunya cara umat Islam agar sampai apa yang menjadi tujuan hidupnya. Dengan mempedomani Al Qur’an, maka uamt Islam tidak akan tersesat karena merupakan pedoman menuju jalan yang lurus.

Endingnya, dengan menjadi pribadi yang taqwa, maka secara otomatis dapat mengemban seluruh tugas sebagai ASN dengan baik. Semua layanan dapat memuaskan masyarakat. Kepercayaan publik semakin kuat dan terus meningkat. Sehingga eksistensi Kemenag di masyarakat betul-betul dibutuhkan kehadiran dan peranannya. (On/bd)