Jangan Asal Favorit, Pilih Sekolah yang Kuat Pendidikan Agamanya

Mungkid – Orang tua hendaknya tidak hanya mengejar sekolah favorit, tetapi harus memperhatikan materi muatan agama dalam pendidikannya. Pendidikan pada Raudhatul Athfal (RA) hendaknya dapat dilanjutkan pada jenjang pendidikan di madrasah agar tidak putus pendidikan karakternya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Darma Wanita Persatuan Kantor Kemenag Kab. Magelang Arum Rumiani Wafa, pada Wisuda RA Perwanida Grabag di Gedung Margo Utomo Grabag, Rabu, (09/05). Sebanyak 114 siswa RA diwisuda pada kegiatan tersebut. Wisuda dimeriahkan oleh pentas seni yang meliputi kreasi tari, hafalan doa harian, hafalan surat pendek, dan penampilan pencak silat.

Kepada para orang tua yang hadir, Arum Rumiani mempersilakan untuk mendaftarkan putra-putrinya pada sekolah berbasis pendidikan Islam agar kuat pendidikan agamanya sehingga materi pendidikan yang diperoleh di RA tidak terputus.

“Jangan memburu sekolah favorit, kemudian meninggalkan pendidikan di RA. Monggo mendaftarkan ke sekolah yang berbasis Islam,” kata Arum Rumiani.

Arum Rumiani berpendapat, pendididikan di RA sangat berkualitas karena selama di RA anak-anak diajarkan hafalan Asmaul Husna, hafalan hadist, doa-doa harian yang tidak akan pernah diperoleh di jenjang pendidikan lain. Ia mendorong agar selepas RA dapat melanjutkan ke sekolah berbasis agama.

“Anak-anak saya juga dibesarkan di RA. Saya yakin lulusan RA lebih paham karena diajarkan hafalan Asmaul Husna, hadist, dan materi agama lainnya,” lanjutnya.

Arum Rumiani mengapresiasi kinerja para guru RA Perwanida karena  telah menunjukkan kualitasnya sebagai lembaga pendidikan yang diminati oleh masyarakat. Arum menyampaikan bahwa prestasi RA Perwanida pasti membutuhkan proses dan melewati perjuangan yang panjang.

“Untuk pendaftaran belum dibuka sudah antri. Untuk mencapainya butuh proses dalam  jangka yang panjang. RA sangat diminati oleh tua, tentu perjalanannya tidak gampang,” katanya.

Pada tahun 2018, sebanyak 117 siswa telah mendaftar ke RA Perwanida. Melihat tingginya minat masyarakat, kepada para guru, Arum berpesan agar terus menggali potensi, diri, mengasah kemampuan parenting-nya, agar jika ada masalah-masalah segera bisa diselesaikan dengan cepat dan tanggap.

Arum  berjanji akan memprogramkan secara berkala Darma Wanita Kemenag akan mengadakan kunjungan secara berkala dalam rangka memotivasi dan mendorong semangat para guru untuk terus berprestasi. (am/bd)