Kankemenag Sragen Laksanakan Simulasi UNBK Serentak

Sragen – Menjelang pelaksanaan ujian nasional yang semakin mendesak, saat ini madrasah dan siswa mulai disibukkan dengan kegiatan dalam rangka persiapan pelaksanaan ujian, terlebih dengan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test(PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Berkenaan dengan kesiapan semua madrasah Aliyah di Kabupaten Sragen untuk melaksanakan UNBK maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen mengadakan simulasi pelaksanaan UNBK untuk jenjang MA selama 2 hari (20/2-21/2) secara serentak pada 8 madrasah aliyah pelaksana ujian nasional yakni pada MAN 1 Sragen, MAN 2 Sragen, MAN 3 Sragen, MA NU Gondang, MA Nurul Huda Gondang, MA Al Hikmah Tanon, MA Ibnu Abbas Masaran dan MA NU Gesi dengan total peserta 798 siswa.

Menurut Amin Sarwati, salah satu pengawas madrasah yang ikut memantau pelaksanaan UNBK sejak hari pertama menuturkan, “ Alhamdulillah pelaksanaan UNBK selama 2 hari ini lancar, namun beberapa hal sempat menjadi kendala pada hari pertama yakni siswa masih grogi dan sempat terkendala jaringan internet.

Senada dengan Amin Sarwati, salah satu kepala madrasah pelaksana simulasi UNBK dari MA Al Hikmah Tanon,  Syafii menjelaskan kesiapan sarana prasarana madrasah harus disiapkan sejak awal terutama server, komputer dan genset, sehingga saat pelaksanaan UNBK tidak ada kendala. (amin sarwati/wul).