Kemenag Gelar Rakor PIP Madrasah Tahun 2017

Kota Tegal – program indonesia pintar adalah program pemerintah dalam rangka menanggulangi kemiskinan dan kesulitan biaya pendidikan bagi anak bangsa yang berada dibawah garis kemiskinan, seperti yang disampaikan Kasi Pendidikan Madrasah, Muhsonah dalam acara rakor PIP Madrasah Tahun 2017, Senin (18/09) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Tegal.

Dalam arahanya Muhsonah menjelaskan bahwa Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan suatu program untuk mengurangi keluhan dalam dunia pendidikan khususya bagi orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anakya.

Dengan demikian kedepan program ini diharapkan tidak ada lagi alasan adanya anak bangsa yang tidak mampu untuk belajar, “ujar Muhsonah

Oleh karena itu, lanjut dia dalam rangka mensukseskan salah satu program prioritas pemerintah tersebut, Kementerian Agama Kota Tegal melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) menggelar rapat koordinasi PIP dalam rangka menuntaskan kesulitan maupun permasalahan yang berkaitan dengan proses PIP.

Diantaranya pada hari senin, melalui Seksi Penma mengundang kepala MI dan MTs swasta se Kota Tegal untuk menyelesaikan masalah pencairan anggaran tahun 2017.

Bahwa di tahun 2017 anggaran PIP sudah digulirkan melalui rekening madrasah masing-masing atas nama siswa penerima PIP, “tutur Muhsonah.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan bahwa program ini sudah berlangsung selama 3 tahun dan alhamdulillah sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh penerima manfaat PIP tersebut, “jelas Muhsonah

Sementara itu, pada waktu sama dari pihak BRI Yasir menyampaikan bahwa pencairan bantuan hanya dapat dilakukan pada bank tempat pembukaan rekening, baik secara kolektif maupun perseorangan.

Syarat pengambilan bantuan secara kolektif dapat dilakukan apabila lokasi antara bank dengan pemegang rekening berjauhan, sedangkan jika berdekatan lebih baik secara perorangan dan pengambilanya harus orang tua wali siswa.

Diakhir penjelasanya, Yasir mengatakan bahwa tabungan simpel atau tabunganku bukan saja untuk menerima bantuan PIP dari Kementerian Agama saja melainkan bisa digunakan untuk tabungan selanjutnya, “tandas Yasir. (IM/rf)