Kemenag Giatkan Penyuluhan di Lapas Anak

Purworejo – Mengajarkan nilai-nilai agama pada masyarakat umum adalah hal yang sudah biasa. Tapi memberikan penyuluhan di Lapas Anak (LPKA) merupakan suatu hal yang mempunyai nilai berbeda. Kegiatan itulah yang kini tengah digiatkan oleh para Penyuluh Agama Honorer (PAH) Kecamatan Kutoarjo, dibawah bimbingan Kepala Seksi Bimas Islam H. Uan Abdul Hanan, M.S.I. dan atas petunjuk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo, Drs. H. Bambang Sucipto, M.Pd.I.

Kegiatan penyuluhan di Lapas Anak (LPKA) Provinsi Jawa Tengah, yang terletak di wilayah Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo tersebut, berlangsung rutin pada hari Rabu dan Kamis setiap minggunya. Dengan durasi waktu 2 jam, dan dilaksanakan mulai pukul 10 pagi hingga menjelang dhuhur. Materi yang diberikan berupa baca tulis Al Qur'an, fiqih, praktek dan diskusi keagamaan. Kegiatan lain yang menjadi harapan anak-anak binaan adalah adanya latihan hadroh dan pengadaan buku bacaan sebagai pengisi waktu luang.

Satu satu anak binaan, Ni'amul Masruro (16 tahun) mengungkapkan, bahwa melalui para ustadz dan ustadzah dia mendapatkan bimbingan mental dan agama dengan metode pendekatan personal. Dia sangat bersyukur atas kepedulian terhadap anak-anak penghuni LPKA.

“Dengan kehadiran para penyuluh ini diharapkan bagaimana nantinya anak-anak dapat meninggalkan tindakan negatif yang menjadi alasan mereka dibina, karena sebagian besar anak binaan di LPKA Kutoarjo adalah disebabkan tindakan radikal dan pornoaksi yang mereka lakukan. Agar ketika dikembalikan ke masyarakat dapat menularkan hal-hal yang positif,“ ujar Uan Abdul Hanan, Rabu (12/120) kemarin. (wor-sgy/sua)