081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kemenag Jateng Kembali Raih Penghargaan, Terbaik dalam Kesiapan Ekosistem EWS Si-Rukun

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Bekasi (Humas) — Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI memberikan apresiasi khusus kepada para penggerak kerukunan atas dedikasi dalam membangun, membina, dan merawat harmoni umat beragama sepanjang tahun 2025, Kamis (12/2/20206).

Apresiasi tersebut diberikan dalam tiga kategori, yakni Kanwil Keteladanan Responsivitas Data PKUB dan DSK, Kanwil dengan Kesiapan Ekosistem Early Warning System (EWS) Si-Rukun Terbaik, serta Kanwil Paling Aktif dalam Penyebaran Informasi Isu-Isu Kerukunan Tahun 2025.

Dalam ajang tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah (Kemenag Jateng) berhasil meraih penghargaan sebagai Kanwil dengan Kesiapan Ekosistem Early Warning System (EWS) Si-Rukun Terbaik. Penghargaan ini menjadi kali kedua yang diraih Kemenag Jateng sepanjang kinerja tahun 2025, setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Penggerak Kerukunan Terbaik.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala PKUB Kementerian Agama RI, H. M. Adib Abdusshomad, pada penutupan Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Kerukunan Umat Beragama (PKUB) yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat.
Penghargaan tersebut diterima oleh Zaimatul Chasanah selaku Ketua Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag Jateng.

Apresiasi ini menjadi bukti komitmen Kemenag Jateng dalam mengawal implementasi Keputusan Menteri Agama Nomor 924 Tahun 2023 dan Keputusan Menteri Agama Nomor 332 Tahun 2023 tentang Sistem Peringatan Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan. Capaian ini juga merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kemenag Jateng, khususnya para admin KUB dan EWS se-Jawa Tengah.

Plt. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jateng, H. Hartanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama Republik Indonesia atas kesungguhan para penggerak kerukunan dalam membangun ekosistem deteksi dini potensi konflik berdimensi agama di Jawa Tengah. Ini tentu menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi Kanwil Kemenag Jateng untuk terus sukses mengawal EWS Si-Rukun,” ujar Hartanto.
Ia berharap, penghargaan tersebut menjadi pemantik semangat seluruh stakeholder dalam memperkuat ekosistem kerukunan yang berdampak luas, terlebih Kemenag Jateng telah ditunjuk sebagai pilot project implementasi Si-Rukun.
Hartanto juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Tim Kerja KUB Kanwil Kemenag Jateng yang selama ini menjadi motor penggerak berbagai program kerukunan.
“Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang terus menggerakkan roda toleransi dengan berbagai inovasi, sehingga kerukunan di Jawa Tengah senantiasa terjaga. Semoga ke depan semakin meningkat dan semakin masif dalam membumikan kerukunan demi perdamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja KUB, Zaimatul Chasanah, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem EWS di Jawa Tengah telah dimulai melalui Bimbingan Teknis Aplikasi Si-Rukun bagi para Admin KUB dan EWS, serta Penyuluh Agama dan Penghulu pada akhir tahun 2025.
“Ke depan, penguatan akan terus ditingkatkan dengan target seluruh admin di 574 KUA serta admin di tingkat Kemenag Kabupaten/Kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan ekosistem EWS akan diperluas hingga level KUA dengan berkolaborasi bersama Bidang Urusan Agama Islam melalui Collaboration and Tolerance Center (CTC) dan Joglo Jateng. Upaya ini dilakukan agar dialog antarumat beragama semakin terbangun dengan baik, sehingga potensi konflik sekecil apa pun dapat lebih cepat terdeteksi dan tertangani secara tepat.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content