Kemenag Kota Salatiga Ikuti Workshop Gugus Tugas Kota Layak Anak

Revisi :

Kog polanya tetep gk berubah terus to Bunda….. Narasi dan Pernyataan selalu gabungan jadi satu……

=================================

Salatiga – Komitmen pemerintah Kota Salatiga dalam mewujudkan Kota Layak Anak ditunjukkan oleh Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (DP3A) melalui Workshop Gugus Tugas Kota Layak Anak. Dengan mengundang 100 orang peserta terdiri dari perwakilan SKPD, Camat, Lurah, Puskesmas, Perwakilan dari dunia pendidikan dan tokoh masyarakat, kegiatan dilaksanakan di Ruang Garuda DPRD Kota Salatiga, Kamis (18/10).

Walikota Salatiga, Yuliyanto hadir secara langsung guna membuka workshop tersebut.

“Anak merupakan modal sumber daya manusia di masa mendatang. Oleh karena itu hak-hak anak harus dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, “ ujarnya.

Menurut Yuliyanto, untuk mewujudkan hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas terkait saja, “Ini tanggung jawab kita bersama baik seluruh SKPD dan seluruh masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak dalam melindungi anak. Jadi dengan kegiatan ini kita mempelajari apa saja yang harus kita lakukan,” pungkas Yuliyanto.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga, Fahrudin juga hadir dalam kegiatan ini menanggapi positif dan sangat aprisiasi sekali dengan adanya Perda nomor 11 Tahun 2016 terkait Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Dan kita di jajaran Kankemenag siap mendukung kota layak anak ini, mulai dari RA hingga Madrasah Aliyah sebagai penyelenggara hak pendidikan anak termasuk di KUA terkait pernikahan, serta aktif dalam koordinasi dan kerjasama demi terwujudnya kota Salatiga Kota Layak Anak,”jelas Fahrudin (KK/Mnc)