Kementerian Agama Wujudkan Impian Pasangan Kekasih

Karanganyar – Mendukung program Pemerintah Kabupaten untuk mengadakan Nikah Massal dalam rangka Hari Jadi Ke 97 Kabupaten Karanganyar, Kementerian Agama yang diwakili oleh 14 Kantor Urusan Agama (KUA) menikahkan secara resmi dan legal 36 pasangan dari 14 Kecamatan. Sebelum Walimatul Ursy Nikah Massal terselenggara di pendopo rumah dinas Bupati pada hari Kamis, 27/11/2014, pasangan tersebut telah melaksanakan ijab qabul di KUA masing-masing.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Drs. Yusuf, yang ditanya terkait data nikah massal mengatakan bahwa pada hari Senin sampai Rabu, 24-26 November 2014, 36 pasangan tersebut telah melaksanakan ijab qabul di KUA masing-masing. Dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, ada tiga kecamatan yang tidak memiliki pasangan untuk bergabung dalam pesta nikah massal ini, yaitu Kecamatan Jaten, Jatiyoso, dan Ngargoyoso.

“Sebagian besar pasangan yang turut serta dalam nikah massal ini karena belum memiliki legalitas hukum atau belum dicatat oleh negara, akan tetapi sudah menikah secara agama. Walaupun memang ada sebagian kecil pasangan baru yang turut serta dalam nikah massal ini”, lanjutnya.

Dari data yang didapat, Ngadi Parto Suwito (72) dan Sularti (62) Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo menjadi pasangan tertua serta Gito (21) dan Vivin Indriastuti (16) Karangpandan menjadi pasangan termuda dalam acara Nikah Massal tersebut.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang memberikan sambutan pada acara walimatul ursy nikah massal menegaskan bahwa nikah resmi yang dicatat oleh KUA sangatlah penting, hal ini untuk mengantisipasi apabila terjadi permasalahan rumah tangga dikemudian hari, misalnya terkait dengan warisan.

“Dengan tertib secara hukum administratif, pernikahan yang terjadi dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga bila terjadi permasalahan, negara/pengadilan dapat membantu menyelesaikannya, dengan bukti akta nikah itu”, tegas Bupati.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut setiap pasangan diberikan bingkisan dari BAZNAS dan Pemkab Karanganyar yakni berupa seperangkat alat sholat dan uang saku. (Hadi)