KSM Merupakan Aplikasi Sains Dan Keislaman

Bengkulu (Inmas) – Kompetisi Sains Madrasah(KSM)  Nasional yang ke VII dilaksanakan di Provinsi Bengkulu di ikuti oleh 525 Siswa terbaik di seluruh Indonesia yang akan mengikuti finak atau kompetisi Sans Tingkat  Nasional ini  merupakan hasil dari seleksi KSM Tingkat Provinsi yang di ikuti oleh 104 ribu peserta. Kegiatan di hadiri oleh Menteri Agama RI yang diwakili Oleh Dirjen Pendidikan Agama Islama, Gubernur Bengkulu, Sekdirjen Pendis, Kakaknwil seluruh Indonesia, para Kabid madrasah se Isndonesia serta tamu undangan lainnya, kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 24 s.d 29 September 2018.

Kegiatan KSM ke VII ini kita laksanakan tiga kegiatan bersama-sama, yaitu, Kegiatan Kompetisi Sains Madrasah, kedua Myres ( Madrasah Young Researcher Supercamp), dan Expo Sains Madrasah. KSM tahun 2018  ini merupakan momentum untuk memperkokoh slogan Madrasah Hebat Bermatabat. “Siswa-siswi yang terbaik seIndonesia bukan hanya membawa nama baik provinsi masing-masing namun mereka adalah generasi Muslim harapan bangsa Indonesa yang akan datang, mereka adalah anak-anak bangsa anak-anak muslim yang meresapi Firman Allah” ucap umar selaku ketua panitia pelaksanaan KSM tingkat Nasional

Dengan adanya KSM ini tiada lain dan tiada bukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran Sains di Madrasah secara komprehensif maka KSM kali ini mengusung Tema “integrati Sains dalam ilmu keislamsains an untuk mewujudkan madrasah Hebat  Bermartabat”. lanjutnya

Kementerian Agama mencoba menawarkan integrasi melalui sosl-soal KSM dalam tiga tahapan yang pertama, soal sains yang terintegrasi dengan Ilmu keislaman dengan menggali konsep sains yang akan dikembangkan yang bersumber dari ayat al Qur’an, kedua soal sains dengan menggali konsep yang ada dalam Islam, agar siswa dapat mengkaji dengan Sains holistik dan  imigratif, yang ketiga soal keilmuan sains murni untuk mensejajarkan sewa dengan siswa peserta olempiade di luar maupun di dalam negeri.(gt/bd)