KUA Kecamatan Batang Layani Konsultasi dan Pendampingan Keluarga

* Penyuluh Agama Islam sedang melakukan konseling pada warga yang sedang mengalami permasalahan keluarga

Batang – Bertempat di ruang layanan KUA Kecamatan Batang pada Senin (20/09), Kepala KUA melalui penyuluh agama Islamnya, Slamet Hasanudin, menerima konsultasi seorang istri warga Kelurahan Kauman. Kedatangan warga tersebut bermaksud untuk menyampaikan permasalahan rumah tangga yang dihadapi dan berharap pihak KUA memberikan pencerahan dalam rangka mencari solusi terbaik dalam permasalahan yang dihadapi.

Dalam konfirmasinya, Kepala KUA Kecamatan Batang, H. Abdullah Najib membenarkan bahwa setiap rumah tangga pasti ada permasalahannya tersendiri, dan KUA Kecamatan Batang membuka pintu lebar-lebar dan secara penuh siap melayani warga yang akan berkonsultasi. Bentuk layanan konsultasi dan pendampingan keluarga ini adalah sebagai salah satu bentuk penguatan program revitalisasi layanan KUA khususnya berkaitan dengan PUSAKA SAKINAH.

“Setiap rumah tangga pasti ada permasalahannya tersendiri, dan KUA Kecamatan Batang membuka pintu lebar-lebar dan secara penuh siap melayani warga yang akan berkonsultasi. Layanan konsultasi dan pendampingan keluarga ini adalah sebagai salah satu bentuk penguatan program revitalisasi layanan KUA khususnya berkaitan dengan PUSAKA SAKINAH. Kita ingin memberikan pemahaman kepada warga bahwa KUA bukan tempat untuk melakukan perceraian, melainkan tempat untuk memediasi dan mencari pencerahan untuk penyelesaian dari permasalahan tersebut,” papar H. Abdullah Najib.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Slamet Hasanudin, yang saat itu langsung melayani dan mendengarkan penjelasan dari klient tersebut menuturkan bahwa KUA menyambut baik kedatangan warga yang mengalami permasalahan rumah tangga. Selanjutnya, sesuai dengan perspektif konsultasi, dirinya tidak akan ikut campur ke dalam intern masalah keluarga tersebut untuk memecahkan masalah, namun dirinya akan berusaha memfasilitasi dan menyampaikan beberapa penjelasan kepada klient agar nantinya lebih berdaya dan aktif mencari pemecahan masalahnya sendiri.

“Kita menyambut baik kedatangan warga yang mengalami permasalahan rumah tangga. Selanjutnya, sesuai dengan perspektif konsultasi, kita tidak akan ikut campur ke dalam intern masalah keluarga tersebut untuk memecahkan masalah, namun kita akan berusaha memfasilitasi dan menyampaikan beberapa penjelasan kepada klient agar nantinya lebih berdaya dan aktif mencari pemecahan masalahnya sendiri,” tutur Slamet Hasanudin.

Slamet juga menambahkan setiap hari antara 5-6 warga Batang yang datang ke KUA hanya untuk berdiskuai dan menyampaikan keluhan tentang problematika keluarganya, dari sekian itu ada yang kemudian merasakan ketentraman karena menemukan solusi, namun ada juga yang belum bisa happy ending, karena peliknya permasalahan yang dihadapi.

“Setiap hari tak kurang dari 5 warga Batang yang datang untuk berkonsultasi tentang problem keluarga yang diahadapi, ada yang langsung happy ending karena menemukan solusi, namun ada juga yang belum dapat solusi meskipun kami memberikan gambaran-gambaran yang mungkin solusi,” jelasnya.

Bila priblemnya menyangkut pasangannya, maka terkadang , melalui surat resmi, KUA akan memanggil pihak pasangannya untuk mengklarifikasi kebenaran permasalahan tersebut. (Hasanudin/Zy)