KUA Sluke Menjadi Pertimbangan Akreditasi Puskesmas Sluke

Rembang – KUA Kecamatan Sluke turut menjadi pertimbangan bahan penilaian akreditas Puskesmas kecamatan Sluke. Baru-baru ini, Puskesmas ini diakreditasi oleh Kementerian Kesehatan RI dengan melibatkan beberapa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, dan lainnya.

Kepala KUA Sluke, Sarifudin mengatakan, pihaknya turut menjadi tim Puskesmas Sluke untuk dinilai. Hal ini karena Puskesmas Sluke selama ini mengadakan kerjasama dengan KUA Sluke dalam beberapa program.

Beberapa program tersebut yaitu, imunisasi catin. Sebelum menikah di KUA, catin terlebih dahulu melakukan imunisasi di Puskesmas. “Untuk program ini, KUA dan Puskesmas jelas tidak bisa dipisahkah, keduanya bergantung satu sama lain,” ujarnya.

Kedua, program bimbingan catin yang beberapa tahun terakhir ini dilakukan oleh KUA Sluke secara massal. Dalam bimbingan ini, salah satu materi yang disampaikan adalah tentang kesehatan reproduksi. Sehingga praktis, KUA Sluke melibatkan Puskesmas untuk memberikan materi.

Ketiga, bimbingan manasik haji yang dilakukan rutin setiap tahun. “Pada bimbingan manasik haji ini, kami juga melibatkan Puskesmas Sluke untuk memberikan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan selama berhaji,” urainya.

Keempat, senam kebugaran bagi calon jemaah haji. “Kegiatan ini tentu saja melibatkan KUA Sluke,” papar Sarifudin di hadapan tim supervisi.

Kelima, pemeriksaan kehamilan di Puskesmas. Dalam pemeriksaan ini, piha Puskesmas memerlukan KUA untuk menentukan hukum iddah bagi pasien yang dalam status janda sedang hamil.

Keenam, pembinaan rohani bagi pasien di Puskesmas. Bimroh ini biasanya dilakukan oleh penyuluh Agama Islam yang berada di bawah naungan KUA Sluke.”Dengan adanya bimroh ini, pasien diharapkan mendapatkan semangat untuk segera sembuh,” jelasnya.

Sarifudin berharap, kerjasama tersebut bisa berpengaruh signifikan terhadap penilaian akreditasi Puskesmas Sluke. — iq/bd