Mewujudkan Keluarga Sakinah Melalui Pendidikan di Rumah dan Sekolah

Mohon Maaf, untuk berita ini sebaiknya dipublish di web Kab/Kota saja yaa.. Sebab diharapkan tema dan isi berita tidak sekedar info kegiatan, tetapi lebih mengena dan berdampak kuat buat Kanwil Kemenag pada umumnya dan Kemenag Kab/Kota pada khususnya. Terimakasih.

Karanganyar – Penyuluh Agama Islam PNS & non PNS Kecamatan Jumantono melakukan sosialisasi dengan mengusung tema “Keluarga Sakinah.“ Kegiatan ini diselenggarakan pada pertemuan HIMPAUDI guru PAUD Jumantono, di Balai Desa Jomantono, Rabu, (06/2). Penyuluh sengaja memberikan sosialisasi ini bersamaan dengan acara HIMPAUDI dengan harapan dapat berkolaborasi untuk membekali anak dan orang tua demi mewujudkan keluarga sakinah.

Sri Lestari, penyuluh KUA Jumantono menyampaikan, bahwa sebuah moment yang pas sekali hadir pada pertemuan HIMPAUDI ini, dalam rangka sosialisasi mewujudkan keluarga sakinah. Menurut Sri Lestari, harus ada kolaborasi antara pendidikan dirumah dan disekolah bagi anak maupun orang tua tentang keluarga sakinah.

“Pendidikan di keluarga dan di sekolah harus berkolaborasi agar anak dan orang tua dapat sama – sama memahami makna keluarga sakinah, dimana orang tua mengerti bagaimana seharusnya memperlakukan anggota keluarganya sesuai kaidah agama, dan anak mengerti bagaimana etika kepada orang tua,” ujar Sri Lestari.

Sri Lestari mengungkapkan rasa terima kasih dan merasa senang sekali dapat berjumpa dengan guru PAUD di Jumantono ini. Berharap pendidikan PAUD juga mengedepankan pendidikan karakter yang taat beragama dan menghormati serta menyayangi anggota keluarganya.

“Terima kasih saya ucapkan pada Ibu guru PAUD semua yang hadir disini, dan kami berharap pendidikan PAUD juga mengedepankan pendidikan karakter yang taat beragama dan menghormati serta menyayangi anggota keluarganya.” Kata Sri Lestari.

Penyuluh PNS dan Non PNS berharap, dengan terwujudkan Keluarga sakinah sebagai konstruksi awal dalam masyarakat yang sejahtera dan negara yang kuat.(ida-hd)