Milikilah Keinginan Menjadi Haji Mabrur Sepanjang Hayat

Banjarnegara – Proses pemulangan jamaah haji dari kabupaten Banjarnegara sudah terlaksana, Panitia Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Banjarnegara bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Banjarnegara senin pagi (02/10) mengundang kurang lebih 3000 jamaah haji yang baru dan jamaah haji lama. Hadir dalam acara Bupati Banjarnegara, Forkominda, Ketua DPRD, Kepala Kemenag, Forkompincam dan Ormas Islam baik dari Syarikat Islam, NU maupun Muhammadiyah.

Pengajian Akbar yang mengambil tempat di gedung IPHI Bawang-Banjarnegara, merupakan agenda rutin tahunan IPHI Banjarnegara untuk menyambut jamaah haji baru selesai pulang dari tanah suci. Untuk tahun 2017 yang berjumlah 711 orang, sebagaimana disampaikan ketua panitia Israhmat.

“Selain untuk menyambut jamaah haji baru, diharapkan melalui kegiatan ini bisa menjalin silaturrohmi sesama jamaah haji, juga sebagai upaya menjaga kemabruran jamaah haji dalam kegiatan keagamaan, “ucap Irhamat.

H. Sobri sebagai perwakilan jamaah haji baru mengatakan bahwa menjadi haji diharapkan mensyukuri dengan memberi manfaat kepada sesama, juga kepada lingkungan. “Diharapkan dengan bergabung dengan IPHI dan kegiatan di dalamnya, kemabruran bisa terjaga,” tambahnya.

Sedangkan menurut Bupati, Budhi Sarwono mengapresiasi kegiatan pengajian akbar tersebut, dan berharp bisa meningkatkan kepedulian dan memberi manfaat kepada sesama. “Disamping apresiasi kepada petugas dan semua pihak sehingga pemberangkatan dan pemulangan haji 2017 sukses, selamat dan tertib,” katanya.

Pengajian mengundang KH. Duri Azhari dari Semarang. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan kepada jamaah haji untuk melanjutkan  dan meningkatkan amalan yang sudah dilaksanakan di tanah suci.

Terdapat sesi acara penyerahan serahkan kartu anggota dari Ketua IPHI Sutedjo Slamet Utomo secara simbolis kepada jamaah haji baru. Juga penandatanganan MoU kerjasama IPHI dengan pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara dalam bentuk pelayanan kesehatan yang memberikan priotitas, kemanfaatan layanan juga keringanan biaya kesehatan kepada jamaah haji di RSI

Isi Tausyiah

Untuk menjaga kemabruran haji, diingatkan untuk tidak meninggalkan amalan dengan kunci Eling 5 bagi jamaah haji.

Pertama Eling ka’bah berupa gairah ibadah ketika berada d mekkah, agar tetap rajin beribadah juga berjamaah. Kedua Eling Madinah- Roudhoh, yakni dimana sholat malam disana tetap dilanjutkan. Ketiga Eling Mina berupa jumrah dengan meninggalkan sifat jelek dan tidak dilakukan kembali tdi tanah air.

Yang keempat yakni Eling Wukuf, agar dalam kehidupan untuk tidak kebanyakan tidur, jalan-jalan, ataupun ngobrol, seperti perilaku wukuf. Terakhir Eling Adzan, kesegeraan dalam melakukan sholat jika adzan tiba dan dan ke masjid. (Nangim/Af)