MTsN Kebumen 1 Terbaik Jawa Tengah

Kebumen -Tahun 2017 ini MTsN Kebumen 1 mengklaim kembali meraih predikat terbaik Jawa Tengah untuk MTs berdasarkan hasil Ujian Nasional (UN) dan Ujian AKhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Hal tersebut disampaikan Suyitman salah satu guru setempat saat jam istirahat di ruang kerjanya, Sabtu (10/6).

Menurutnya hasil nilai rata-rata UN adalah 336,31 dengan peringkat nilai tertinggi diraih oleh Zidna Keyla Muna nilai 381.5 dan rata-rata 95.4.  Peringkat kedua diraih oleh Salma Indah Khoerunisa dengan jumlah nilai 379.5 dan rata-rata 94.9, sedangkan   peringkat ketiga diraih oleh Syafa Fadhilah Tegar Andalas dengan jumlah nilai 377,5 dan rata-rata 94,4.

Dia juga menyampaikan bahwa di tahun 2017 ini MTsN Kebumen 1 untuk kali pertama menyelenggarakan ujian nasional berbasis Komputer (UNBK). Karena baru pertama kali, maka memerlukan banyak penyesuaian seperti saat pelaksanaan tes uji coba UNBK bulan lalu yang dilakukan sebanyak dua kali. Saat pelaksanaan UNBK kemarin siswa dibagi dalam tiga gelombang dengan durasi waktu berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 16.00 wib.

“Kami bersyukur meski sempat terjadi gangguan jaringan tetapi nilai ujian siswa tetap meningkat,” kata Kepala madrasah Moh Iskandar.

Selain itu, menurut suyitman tahun ini banyak siswa yang mendapatkan nilai 100 baik dalam UN maupun UAMBN. Untuk UN terdapat 65 nilai 100 yang terdiri dari 1 untuk Bahasa Indonesia, 6 untuk IPA, dan 58 untuk Matematika.

Sedangkan untuk UAMBN terdapat 10 anak dalam Bahasa Arab dan 15 anak dalam al-Qur’an Hadis. Seperti halnya UN, soal UAMBN dibuat oleh pusat dan dikoreksi oleh pihak ketiga. Guru dan madrasah hanya menerima hasil pekerjaan siswa. Adapun mata pelajaran yang diujikan dengan UAMBN meliputi al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab.

Siswa yang mendapatkan nilai 100 diberi penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan yang disampaikan saat perpisahan siswa kelas 9, Sabtu, 3 Juni 2017. Meski dilaksanakan saat berpuasa tetapi antusias siswa dan orang tua tidak berkurang. Mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Moh Iskandar berharap alumni tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan semangat belajar yang dikembangkan di madrasah. Tujuannya agar siswa dapat menjadi orang yang berguna, sukses di dunia dan bahagia di akhirat.(sy/pt/af)