Penyuluh Agama Islam Sampaikan Materi Tentang Kiat Keluarga Sakinah Dari Sudut Pandang Ekonomi

Batang – Keluarga adalah tiang utama dalam masyarakat, Keluarga merupakan sekumpulan individu yang terikat satu sama lain, menciptakan suatu kekerabatan yang paling mendasar. Dalam kaidah sosial, individu merupakan sosok pribadi yang hidup dalam wilayah sempit dan jauh dari sentuhan sosial. Pengalaman dalam kehidupan menunjukkan bahwa membangun keluarga memang mudah, namun memelihara dan membina keluarga hingga mencapai taraf kebahagiaan dan kesejahteraan yang didambakan oleh setiap pasangan suami istri tergantung pada kedua belah pihak. Keluarga yang bisa mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan itu yang disebut dengan Keluarga Sakinah.

Harapan menjadi keluarga yang sakinah perlu banyak proses, disamping masalah pemilihan pasangan, ketakwaan dan sebagainya termasuk salah satu penunjang adalah ekonomi keluarga, hal itu di sampaikan oleh Fathiyah, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Warungasem disaat acara penyuluhandiacara rutinan Fatayat Ranting NU desa Warungasem pada Kamis (10/06) kemaren.

Kepala KUA kecamatan Warungasem H. Suharjono dalam keterangannya mengatakan bahwa fihaknya telah mengkoordinasikan pada seluruh penyuluhnya agar melaksanakan tugas dan fungsinya di masing-masing desa binaannya secara berkelanjutan, menurutnya semua penyuluh memiliki tugas wajib yaitu memberikan penyuluhan baik tentang keagamaan, menyampaikan kebijakan kemenag pada jamaah juga dapat membuat fasriasi isi materinya tentang hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“ Ibu Fathiyah sebagai penyuluh di desa Warungasem yang menyampaikan materi tentang upaya mencapai keluarga sakinah melalui sudut pandang ekonomi itu sangat tepat dimasa seperti ini, karena keluarga yang ekonominya mapan, tidak rentan terjadi keretakan,” kata H. Suharjono.

Dia juga mengajak masyarakat khususnya pasangan muda,  bisa konsultasi kepada tokoh agama, tokoh masyarakat termasuk kepada penyuluh agama dalam proses pembentukan keluarga sakinah,  karena didalam penyuluh pun ada tugas spesialisasi pembentukan keluarga sakinah.

Sementara itu penyuluh yang sekaligus Ketua Ranting Fatayat NU desa Warungasem Fatiyah,  mengajak para kader yang mayoritas ibu rumah tangga agar membantu kepala rumah tangga dalam menambah penghasilan para suami masing-masing. Salah satunya dengan membuka toko online, seperti yang sudah dipraktekkan oleh ibu dari satu orang anak ini.

“Memang masalah ekonomi bukan satu-satunya permasalahan yang menjadikan masalah keretakan keluarga, namun masalah ekonomi terkadang menjadi pemicu masalah keutuhan keluarga,” tandas Fathiyah, di rumah warga saat kegiatan itu.

Dia menambahkan oleh sebab itu, kehidupan berkeluarga sakinah adalah harapan dan niat yang wajar dan sehat dari setiap pasangan dalam fase pertumbuhannya.menurutnya mencari tambahan penghasilan memang bukan merupakan kewajiban, namun itu dapat menunjang bahkan bisa membantu roda perekonomian keluarga.

“Mencari tambahan penghasilan bagi para ibu memang bukan kewajiban, namun dengan kita menambah penghasilan akan dapat meringankan beban kepala keluarga dalam mencukupi ekonomi keluarga, bila penghasilan keluarga meningkat maka dapat dipastikan keluarga tidak akan terganggu dalam hal ekonominya,” tambahnya.

Kegiatan rutin mingguan tersebut diadakan tiap malam jumat di rumah anggota fatayat ranting warungasem, dengan acara pembacaan sholawat nabi( barzanjinan), penyuluhan dan diskusi-diskusi. ( Tya/Zy)