Picu Semangat siswa hadapi UNBK, Mandura hadirkan Gus Qoyyum

Rembang – Rasa grogi biasa dialami oleh peserta didik, utamanya menjelang Ujian Nasional. Tak luput pula dengan peserta didik kelas XII MAN 2 Rembang. Untuk membangkitkan semangat dan kepercayaan diri siswanya dalam menghadapi UNBK, MAN 2 Rembang (Mandura) ini secara khusus menghadirkan penceramah ulama terkemuka, yaitu KH Abdul Qoyyum Manshur.

Kehadiran Gus Qoyyum pada istighosah kubro ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada peserta didik kelas XII yang Senin (1/4/2019) sudah menjalani ujian akhir. Acara istighosah ini diadakan pada Sabtu (30/3/2019) di Masjid Jami’ Lasem.

Dalam tausiyahnya, Gus Qoyyum memberikan dorongan kepada siswa kelas XII untuk berusaha semaksimal mungkin menghadapi Ujian Akhir. Peserta didik diminta untuk selalu semangat dalam, tidak berputus asa, dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

“Bukan hanya nila secara akademis, tapi selain itu juga akhlakul karimah perlu dijaga untuk menjaga Islam dan marwah madrasah,” kata Gus Qoyyum.

Dikatakan Gus Qoyyum, di zaman globalisasi ini perkembangan gaya hidup, informasi,dan komunikasi berubah dengan cepat dan mampu menggerus kepribadian bangsa dan minimnya akhlak terpuji yang dimiliki oleh generasi bangsa.

“Jagalah akhlak kalian. Jangan terpengaruh oleh terpaan teknologi dan perubahan gaya hidup yang banyak memberikan dampak negatif kepada kita,” kata Gus Qoyyum.

Kepala MAN 2 Rembang, Usman Afandi mengatakan, setelah mempersiapkan bekal yang cukup dan matang selama berbulan-bulan, tentunya semua siswa kelas XII menginginkan kelancaran, kemudahan, dan hasil yang terbaik dalam mengerjakan UNBK. “Untuk itu, kami adakan istighosah untuk para peserta didik di Masjid Jami Lasem peninggalan wali ini. Selain itu, secara khusus kami hadirkan ulama terkemuka, Gus Qoyyum untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka,” kata Usman.

Dukungan doa

Kepala Kankemenag Kabupaten Rembang, Atho’illah meminta dukungan doa kepada semua keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Rembang. Menurutnya, UNBK merupakan puncak perjuangan peserta didik yang menempuh pendidikan di MA.

“Doa dan dukungan segenap ASN sangat kami harapkan untuk kelancaran mereka dalam mengerjakan soal-soal UNBK. Minimal dengan membacakan surat Al-fatihah untuk mereka,” pinta Atho’illah. — iq