Raih 76 Medali dalam Sepekan, MTsN 1 Pati Capai 523 Prestasi

Raih 76 Medali dalam Sepekan, MTsN 1 Pati Capai 523 Prestasi

Pati – Dalam sepekan terakhir siswa MTsN 1 Pati berhasil mempersembahkan 76 medali di delapan ajang kompetisi tingkat nasional, provinsi dan kabupaten. Ketujuh puluh enam medali tersebut diperoleh dari ajang MTQ Santrinesia Festival 1 medali, Festival Matematika Hebat 16 medali, National Young Olympic 18 medali, National Science Olympiad 28 medali, FELIN Competition 1 medali, Olimpiade Online EO Star Gemilang 7 medali, Pateron Olympiad Competition 4 medali, dan MTQ Online 1 medali.

Refaya Tegar Pranawa, peraih medali terbanyak (6 medali) di lima ajang kompetisi, mengaku senang dapat menyumbangkan medali untuk madrasah. “Perasaan saya pastinya senang, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi,” ucapnya. Tegar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak madrasah yang telah memberikan dukungan di setiap perlombaan.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak, menyampaikan rasa syukur dan bangganya terhadap para siswa yang tidak pernah berhenti menorehkan prestasi. Ia menyebutkan, belum lama ini pihaknya telah menggelar acara tasyakuran prestasi siswa MTsN 1 Pati dan kini para siswa tersebut kembali mengukir prestasi. “Alhamdulillah, jika kita syukuri pasti nikmat itu akan bertambah. Dengan capaian prestasi yang luar biasa ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi kami semua,” ujarnya. Atas keberhasilan para siswanya ini, Syafak mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendoakan dan mendukung. “Terima kasih juga atas perjuangan dan pengorbanannya. Insya Allah, akan mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah,” pungkasnya.

Itsnaini Munjiyatul Fadlila, koordinator olimpiade, mengatakan peningkatan prestasi siswa secara signifikan selama beberapa waktu terakhir ini dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstern. “Dari anak-anak sendiri punya semangat mengikuti lomba, dukungan dari orang tua, para pembimbing, dan juga dukungan dari madrasah,” terangnya. Menurutnya, dukungan yang diberikan oleh pihak madrasah sudah sangat baik, yaitu dengan tidak memberikan batasan mengikuti setiap perlombaan sekalipun berbayar. Selain itu, pihak madrasah juga selalu memberikan apresisasi kepada siswa yang berprestasi.

Sementara itu, dalam hal pembimbingan, Dila menyebutkan dirinya dan guru pembimbing lainnya memberikan bimbingan secara istiqomah kepada siswa yang akan mengikuti kompetisi. “Pembimbingannya rutin setiap hari meskipun hanya satu jam, tetapi terkadang anak ada juga yang bertanya di luar pembimbingan,” ujarnya. Menurut Dila, untuk tetap bisa mempertahankan prestasi, selain melakukan bimbingan, para guru pembimbing juga terus memberikan motivasi dan pendampingan mulai dari awal hingga pelaksanaan lomba. “Intinya jangan pernah berhenti memotivasi anak. Kemudian jangan biarkan anak berjalan sendiri misalkan mendaftar sampai dengan mengikuti lomba,” tandasnya.

Hingga Kamis (28/10), tercatat sebanyak 523 prestasi telah diraih siswa MTsN 1 Pati. Hal ini menjadikan MTsN 1 Pati bertahan menduduki posisi pertama sebagai madrasah berprestasi se-Jateng. (TiM/at)