Santri Kudus Ikuti Silaturrahmi dan Doa Bersama Jelang Pilkada

Kudus, Tahun 2018 merupakan tahun politik, khususnya bagi Kabupaten Kudus, karena tahun ini akan diselenggarakan PILKADA serentak baik Pilbup maupun Pilgub. Jelang pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung di Bulan Juni ini, Alim ulama, Umaro dan santri yang ada di Kabupaten Kudus ikuti silaturrahmi dan doa bersama yang digelar di halaman Mapolres Kudus.

Agenda silaturrahmi dan doa bersama diikuti oleh Bupati Kudus, Unsur Forkopindo, KakanKemenag Kudus, Kepala OPD yang ada di Kabupaten Kudus, Tokoh agama, FKUB, Tokoh Masyarakat dan para santri yang ikut berpartisipasi dalam agenda ini.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Gus Mus yang didaulat untuk memberikan wejangan dan doanya sehingga pelaksanaan Pilkada nantinya akan dapat berjalan dengan baik, aman dan kondusif.

Kapolres Kudus, Agusman Gurning selaku tuan rumah dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para hadirin dan tamu undangan yang berkenan hadir dalam acara ini, acara silaturrahmi dan doa bersama ini terselenggara sebagai upaya dan media menggalang silaturrahmi dan kerja sama, koordinasi antara ulama dengan umaro yang ada di Kabupaten Kudus ini.

Selaku anggota POLRI dan TNI, kami siap untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada ini, karena tugas utama kami adalah menjaga keamana, ketertiban masyarakat khususnya demi suksesnya Pilkada, kami juga mohon doa restunya semoga kami dapat mengemban tugas pengamanan ini dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kudus, Musthofa mengajak seluruh elemen masyarakat Kudus selalu menjaga tali silaturahmi, persatuan kesatuan, dan suasana Kabupaten Kudus yang religi dan kondusif. Memang tahun ini tahun agak panas dengan bergulirnya pelaksanaan Pilkada baik Bupati maupun Gubernur, namun dengan adanya silaturrahmi dan sinergi  yang terjalin antara ulama dan umaro dan dukungan penuh dari para santri yang ada diKabupaten Kudus, saya berharap pelaksanaan Pilkada bisa berjalan lancar, aman dan kondusif.  Pilihan boleh beda tapi selalu tanamkan  dalam hati kita bahwa NKRI HARGA MATI, tutur Musthofa diakhir sambutannya.

Tibalah saat yang ditunggu-tunggu, wejangan KH. Musthofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, Beliau menyakini Pilkada di Kabupaten Kudus tahun ini akan berjalan dengan aman,damai dan kondusif. “ Percayalah masyarakat Kudus merupakan masyarakat yang menghargai perbedaan sebagaimana ajaran Sunan Kudus, tentang toleransi, sehingga Insya Allah kedamain dan keharmonisan akan selalu terjaga selama Pilkada 2018 ini.

Lebih lanjut, Gus Mus menjelaskan culture masyarakat Kudus sangat religi, memegang teguh ajaran Sunan Kudus dan Sunan Muria, meski berjiwa pedagang tapi punya link vertikal dengan Tuhannya sangat kuat. Dari pengalaman Pilkada sebelumnya tidak pernah ada kendala karena masyarakat Kudus sudah cerdas, masyarakat Kudus  terkenal tawadhu dengan Kyai dan Ulamanya sehingga lebih mengedepankan akal sehatnya. Saya yakin isu-isu pilkada seperti yang terjadi di kota-kota lainnya, tidak akan terjadi di Kudus ini. Melalui momentum ini marilah kita berdoa bersama semoga suhu politik menjelang Pilkada Bupati dan Gubernur dapat teduh, kondusif dan pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan aman, damai dan sukses, serta menghasilkan pemimpin yang amanah, istiqomah dan dapat membawa Kabupaten Kudus lebih baik kedepannya. Amin.(Eti/bd)