Sebanyak 60 Guru Gelar Rakor Persiapan USBN PAI

Grobogan – Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Grobogan gelar Rapat Koordinasi persiapan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI)  Sekolah Umum. di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Jum’at (09/3). Acara tersebut dihadiri oleh 60 orang KKG PAI SD, MGMP PAI SMP, MGMP PAI SMA/ SMK se-Kabupaten Grobogan yang tergabung dalam KKG PAI dan MGMP PAI. Acara Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Kasi PAIS Kemenag Grobogan Rozikun didampingi Pengawas PAI Nur Khamid dan Largono.

Roziqun mengatakan ada beberapa permasalahan yang dibahas termasuk diantaranya persiapan KKG PAI dan MGMP pelaksanaan USBN pada kegiatan ini juga diserahkan Kisi-kisi USBN PAI kepada masing-masing Pengawas PAI tiap tingkatan di Sekolah Umum.

"Kita juga mengevaluasi pelaksanaan USBN tahun lalu untuk dijadikan kajian agar pelaksanaan USBN tahun ini di wilayah kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan berjalan sukses sesuai tertuang dalam komitmen bersama Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Grobogan dengan KKG/MGMP PAI SD, SMP, SMA/ SMK Se-Kabupaten Grobogan yakni sukses perencanaan, sukses pelaksanaan dan sukses hasil. Dan untuk pelaksanakan USBN menyesuaikan dengan Kalender Akademik Kementerian Agama," jelas Roziqun.

Lebih lanjut dipaparkan rencana strategis agar pelaksanaan USBN tahun 2018. Dimana untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ia menekankan pentingnya setiap guru untuk dapat sesering mungkin mengulang materi yang telah diajarkan pada siswa, melaksanakan diskusi ataupun kelompok belajar, dan dapat pula melalui pelaksanaan try out, guna melatih peserta didiknya agar ketika pelaksanaan ujian yang sebenarnya, siswa siap secara mental sehingga dapat menghasilkan nilai ujian yang maksimal.

“Untuk pelaksanaan USBN rencananya dijadwalkan tanggal 19 Maret 2018 untuk SMA/ SMK, untuk SMP rencananya tanggal 16 April 2018, untuk SD rencananya tanggal 11 Mei 2018. Dan waktu pelaksanaannya serentak se-Jawa Tengah, karena sudah ditentukan dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah. mohon dilaksanakan secara jujur dan kredibel, karena penentuan kelulusan tetap dikembalikan ke lembaga masing-masing, sehingga kita bisa mendapatkan nilai kelulusan yang benar-benar murni,” pungkasnya.(bd/gt)