081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Tingkatkan Sinergitas Jelang Nataru, Kemenag Jateng hadir dalam Rakor FKUB Soloraya

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Klaten (Humas) — Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Solo Raya, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Hasil Silaturahmi Nasional (Silatnas) FKUB, serta Penyerahan Penghargaan Harmony Award, bertempat di Pendopo Kabupaten Klaten, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama, serta menjaga kondusifitas menjelang Natal dan tahun baru khususnya di Wilayah Solo Raya. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran FKUB se-Solo Raya, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, FKUB Kabupaten Klaten berhasil meraih Harmony Award sebagai FKUB berkinerja terbaik Nomor 1 se-Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen FKUB Klaten bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun, menjaga, dan merawat harmoni sosial serta kerukunan umat beragama secara berkelanjutan.

Selain itu, Asosiasi FKUB Indonesia juga memberikan penghargaan kepada Bupati Klaten beserta Pemerintah Kabupaten Klaten atas kontribusi aktif dalam mewujudkan kerukunan umat beragama melalui penguatan sektor agrowisata, budaya, dan sosial kemasyarakatan sebagai ruang perjumpaan dan dialog lintas iman.

Penghargaan lainnya turut diserahkan oleh Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) kepada Bupati dan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten, sebagai bentuk apresiasi atas kebijakan inklusif pemerintah daerah yang telah membangun klenteng atau litang bagi umat Konghucu di Klaten, meskipun jumlah umat Konghucu relatif sedikit. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata keadilan, perlindungan, dan pelayanan negara terhadap seluruh umat beragama tanpa diskriminasi.

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Kabupaten Klaten Syamsudin Asyrofi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran FKUB Klaten, Pemerintah Kabupaten Klaten, serta masyarakat. Ia menegaskan bahwa Harmony Award tidak mungkin diraih tanpa adanya kerukunan, dan kerukunan itu sendiri tidak akan terwujud apabila setiap sektor tidak saling berkontribusi dan terlibat aktif dalam merawatnya.

“Kerukunan adalah hasil kerja bersama. Tanpa kolaborasi antara FKUB, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, penghargaan ini tidak mungkin kami raih,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Iswoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Klaten memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan memelihara kerukunan antarumat beragama. Ia menambahkan bahwa secara historis, Klaten merupakan wilayah yang sangat lekat dengan sejarah perkembangan berbagai agama, sehingga nilai toleransi dan kebersamaan telah tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat sejak lama.

“Kerukunan bukan hanya slogan, tetapi bagian dari identitas dan sejarah Klaten. Pemerintah daerah akan terus hadir untuk menjamin kebebasan beragama dan memperkuat harmoni sosial,” tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pidato oleh Ratu Ida Panglisir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Asosiasi FKUB Indonesia, yang menekankan pentingnya peran strategis FKUB sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat dialog antarumat beragama, serta menjadi mitra aktif pemerintah dalam menciptakan kehidupan berbangsa yang rukun, damai, dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan FKUB dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kerukunan umat beragama sebagai fondasi penting bagi persatuan dan keutuhan bangsa.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content