Tokoh Agama adalah Duta Kerukunan Penebar Kedamaian

Magelang – Tokoh umat lintas agama diharapkan dapat menjadi Duta Kerukunan dalam rangka menjadikan agama sebagai perekat persatuan dan kesatuan. Harapan tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Farhani kepada para tokoh lintas agama pada kegiatan Dialog Lintas Agama Tingkat Kecamatan di Kabupaten Magelang, Kamis, (11/10) di Hotel Atria, Magelang.

Farhani menyampaikan persatuan dan kesatuan sangat perlu untuk dipelihara di tahun politik. Para tokoh agama memegang peranan penting untuk menebarkan pesan-pesan kedamaian kepada siapapun dan dimanapun.

“Agama secara universal tidak ada satupun yang mengajarkan perpecahan, saling membunuh, tetapi mengajarkan penuh kelembutan dan kasih sayang. Agama penuh dengan rahmat (kasih sayang) terhadap manusia dan makhluk lainnya,” kata Farhani.

“Agama mengajarkan untuk menyayangi tumbuh-tumbuhan. Jika terhadap tumbuhan saja kita harus menyayangi, apalagi terhadap manusia. Untuk itulah saya mohon kepada Bapak/Ibu untuk menjadi Duta-duta Kerukunan, tebarkan kedamaian kepada siapapun dan di manapun juga,” lanjutnya.

Farhani menyampaikan komitmennya untuk mempertahankan Indeks kerukunan Umat Beragama di Jawa Tengah yang pada tahun 2017 mencapai 76.67%.

“Dengan indeks Kerukunan Umat Beragama mencapai 76.67%, artinya Jawa Tengah rukun dan harmoni,” terangnya.

Dengan menjadi Duta Kerukunan, para tokoh agama telah berkontribusi dalam menjaga dan merawat bangsa Indonesia sebagai “Rumah kita Bersama” sehingga terwujud rumah yang rukun, nyaman, dan damai bagi seluruh pemeluk umat beragama.

Kepada para tokoh agama, Farhani menyampaikan untuk mewujudkan Indonesia sebagai rumah yang aman dan nyaman, para pemeluk agama didorong untuk menjalankan nilai ajaran agama dengan sebaik-baiknya.

“Indonesia harus kita jaga, harus kita rawat. Jika Indonesia damai semua pemeluk agama dapat menjalankan ajaran agama dengan baik. Dengan menjalankan nilai ajaran agama dengan sebaik-baiknya sesungguhnya kita sudah menjaga ke-Indonesia-an kita,” tegas Farhani.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara Maksum mengharapkan kegiatan Dialog Lintas Agama diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi antara tokoh-tokoh agama dengan pemerintah sehingga dapat membantu koordinasi dalam meminimalisir potensi terjadinya perpecahan dalam Kerukunan Umat Beragama. (am/sua)