081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Wamenag RI Apresiasi MAN 2 Surakarta atas Pembangunan Gedung PHTC Cagar Budaya Keraton

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Surakarta (Humas) — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag RI) memberikan apresiasi tinggi kepada MAN 2 Surakarta atas upaya pelestarian bangunan cagar budaya melalui pembangunan gedung PHTC. Apresiasi tersebut disampaikan saat Wamenag RI meninjau langsung lokasi pembangunan di MAN 2 Surakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Pembangunan gedung PHTC cagar budaya MAN 2 Surakarta dilatarbelakangi oleh kondisi bangunan lama yang mengalami kerusakan serius hingga roboh. Gedung tersebut diketahui merupakan bangunan cagar budaya peninggalan Keraton Surakarta, yang memiliki nilai sejarah tinggi dan tidak terpisahkan dari perkembangan pendidikan Islam di Surakarta.
Kepala MAN 2 Surakarta, Lanjar Utami, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Wamenag RI beserta rombongan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Wamenag RI. Besar harapan kami, keluarga besar MAN 2 Surakarta mendapatkan penguatan dalam pembangunan gedung PHTC ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bangunan MAN 2 Surakarta merupakan bagian dari bangunan cagar budaya yang dikembangkan sejak masa Pakubuwono X, sehingga proses pembangunan kembali dilakukan dengan sangat hati-hati dan mengacu pada bentuk aslinya.


Dalam kunjungannya, Wamenag RI menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pelestarian cagar budaya tersebut.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf, guru, Kankemenag Kota Surakarta, hingga Kanwil Kemenag Jawa Tengah yang telah menjaga dan melestarikan cagar budaya melalui pembangunan PHTC ini. Ini sangat luar biasa,” tegas Wamenag.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan gedung PHTC harus tetap mempertahankan keaslian bangunan cagar budaya sebelum mengalami kerobohan.
“Pembangunan ini harus dibangun kembali sesuai dengan bentuk aslinya, sebagai wujud tanggung jawab kita dalam menjaga warisan budaya,” tambahnya.
MAN 2 Surakarta saat ini melayani 1.205 siswa, baik program reguler maupun boarding, sehingga keberadaan fasilitas yang representatif dan aman menjadi kebutuhan penting dalam mendukung layanan pendidikan yang prima.
Wamenag RI juga meminta agar koordinasi terus dilakukan secara berjenjang antara MAN 2 Surakarta, Kemenag Kota Surakarta, hingga Kanwil Kemenag Jawa Tengah, dan menegaskan dukungannya terhadap pembangunan tersebut.
“Koordinasi harus terus berjalan. Saya mendukung penuh pembangunan ini dan akan menunggu progresnya di Kementerian Agama RI, Lapangan Banteng,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan gedung PHTC MAN 2 Surakarta tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga mampu melestarikan cagar budaya sekaligus memberikan pelayanan pendidikan yang prima bagi generasi penerus bangsa.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content