13 RA/BA siap diakreditasi

PURWOKERTO – Sebanyak 13 RA/BA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mengikuti acara Sosialisasi Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD PNF) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (26/9) di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari persiapan akreditasi TK/RA yang akan dilaksanakan pada bulan oktober mendatang.

Nara sumber dari BAN PAUD PNF Provinsi Jawa Tengah, Bapak Tulus Subagyo menjelaskan bahwa dalam rangka penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi dan sertifikasi. Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan.  “ Akreditasi sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan”. papar Tulus.

Sebagai langkah persiapan, data emis/dapodik harus sudah diisi lengkap, baru bisa mengisi sispena secara online. saat pendaftaran dilampiri data pendukung dan bukti fisik dari 8 standar nasional.  “ bentuk dulu panitia kecil, bagi-bagi tugas dari 8 standar itu, kemudian siapkan 8 box file dengan map untuk masing-masing point standar agar lebih mudah.” imbuh Tulus.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Imam Hidayat mengatakan bahwa berdasarkan laporan Kasi Pendidikan Madrasah, 13 RA/BA sudah siap diakreditasi. RA tersebut antara lain RA Kalisalak Kebasen, RA Masyitoh Lemberang, RA Diponegoro 68 Pancasan Ajibarang, RA Diponegoro 98 Kedungrandu Patikraja, RA Diponegoro 143 Kalitapen Purwojati, BA Aisiyah Gandatapa, RA Al Quds Bantarwuni, RA Masyitoh 28 Karangdadap, RA Masyitoh 21 Suro, RA Mayitoh 23 Wlahar Wetan, RA Al Hidayah Karangdadap, dan RA Perwanida Srowot.

“Kami harap RA/BA yang akan diakreditasi mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Agar ketika visitasi nanti, nilai yang diharapkan sama dengan yang diajukan melalui sispena, syukur melebihi” harap Imam. (ak/bd)