081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Peduli Lingkungan, Pembimas Buddha dan Umat Buddha Tuang 700 Liter Eco Enzyme

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng



‎Temanggung (Humas) — Pembimas Buddha Jawa Tengah menghadiri kegiatan penuangan Eco Enzyme yang dilaksanakan di kawasan Kali Kedung Ganjar, Kabupaten Temanggung, pada Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Vesākha Sānanda 2570 B.E. yang mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian alam.

‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PD Wandani Jawa Tengah, YM Bhikkhu Subhacaro Thera, Penyelenggara Buddha Kabupaten Temanggung, Pegawai Gara Buddha Kabupaten Temanggung, Ketua Wandani Kabupaten Temanggung, para Penyuluh Buddha Kabupaten Temanggung, serta tokoh masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan tersebut.

‎Dalam kegiatan ini, dilakukan penuangan Eco Enzyme di beberapa titik aliran sungai dengan total sebanyak 700 liter cairan Eco Enzyme. Aksi tersebut menjadi simbol nyata kepedulian umat Buddha terhadap kebersihan lingkungan dan keseimbangan ekosistem, sekaligus sebagai bentuk implementasi nilai-nilai cinta kasih dan harmoni dengan alam dalam ajaran Buddha.

‎Pembimas Buddha Jawa Tengah menyampaikan Penuangan Eco Enzyme ini merupakan salah satu rangkaian Vesakha Sananda 2570 B.E semenjak masuk di bulan purnama sudah masuk bulan waisak dan di Waisak memperingati 3 peristiwa penting yaitu lahirnya pangeran sidharta, pencapaian penerangan sempurna pertapa gautama dan parinibbana dan 3 peristiwa ini terjadi di bawah pohon. Maka dari itu kita sebagai umat Buddha harus menjaga dan merawat lingkungan, merawat pohon sama dengan merawat lingkungan. Dan dalam salah satu rangkaian Vesakha Sananda 2570 B.E ini adalah penuangan Eco Enzyme sebagai dharma bakti kita untuk ikut serta kita membahagiakan makhluk.



‎“kalau kali atau sungai nya bersih makhluk-makhluk yang ada di sungai itu akan bahagia dan senang. jadi inti dari kegiatan ini kita semua bersama sama menanam karma baik, mudah mudahan dengan makhluk-makhluk itu senang akan membawa karma baik untuk kita. Sehingga pelaksanaan kegiatan ini merupakan karma baik yang kita tanam,” ujarnya.

‎Sementara itu, YM Bhikkhu Subhacaro Thera juga memberikan pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari praktik Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana namun berdampak positif.

‎Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Selain menjadi bagian dari rangkaian Vesākha Sānanda 2570 B.E., aksi penuangan Eco Enzyme ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai serta kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print