PGRI Cabsus Kemenag Kebumen Gelar Rakor Program Kerja 2020-2025

Kebumen – PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara terbatas dan sesuai protokol Covid-19 pada Jumat, 22 Januari 2021 di ruang rapat lantai 2 Kemenag Kebumen.

Rapat dihadiri oleh 17 Pengurus PGRI Cabsus dan dibuka oleh Salim Wazdy M.Pd., Ketua PGRI Cabsus Kemenag pada pukul 14.15 WIB.

Rakor ini membahas dan menetapkan program kerja pengurus PGRI Cabsus Kemenag tahun 2021.

Ketua PGRI cabang Khusus Kemenag Kebumen Salim Wazdy menjelaskan Program kerja yang disahkan pada rakor ini meliputi dua bidang besar, pertama adalah penguatan internal organisasi dan kedua penguatan eksternal.

“Penguatan internal yang akan dilakukuan diantaranya adalah penguatan database. Anggota PGRI Cabsus Kemenag saat ini sebanyak 703 anggota yang tersebar di Madrasah di bawah Kementerian Agama dan sekolah,”ungkap Salim.

Khusus anggota yang merupakan guru DPK di MTs/MA swasta perlu pemecahan ranting, sedangkan untuk DPK MI barat, perlu penambahan ranting baru, Kebumen bagian barat sendiri meliputi Ayah, Buatan, Rowokele, Gombong, Sempor dan Adimulyo. “Ini perlu dilakukan karena ditemukan masalah pada database dan koordinasinya,” lanjut Salim

Terkait permasalahan database adalah kepemilikan kartu tanda anggota (KTA) PGRI. Ada ada tiga kriteria yang harus segera diselesaika PGRI Cabsus Kemenag Kebumen yaitu : pertama calon anggota baru dari CPNS, kedua anggota lama yang belum memiliki (KTA) dan ketiga  anggota yang mutasi.

Untuk penguatan eksternal PGRI Cabang Khusus Kemenag Kebumen memprogramkan penerbitan Jurnal Ta’dib. Jurnal ini berfungsi sebagai wadah kreatifitas guru-guru Kemenag dan guru lainnya yang terbiasa menulis jurnal. “Jurnal Ta’dib adalah wadah kreatifitas pengembangan keprofesian yang berkelanjutan bagi guru – guru, dan jurnal ini sebagai solusi pengembangan diri dan pemenuhan angka kredit bagi guru PNS yang mau mengajukan kenaikan pangkat,” katanya.

Dikatakan juga selain jurnal Ta’dib, PGRI Cabsus Kemenag Kebumen juga aktif berkordinasi dengan Kemenag dan Balai Diklat Keagamaan semarang untuk mengalokasikan kebutuhan diklat bagi guru – guru yang tergabung sebagai anggota.

Penguatan eksternal lainnya adalah pendampingan penyusunan angka kredit, program ini diprioritaskan bagi guru – guru yang sudah waktunya kenaikan pangkat/golongan tapi mengalami kendala dalam penyusunannya.

“Sudah banyak yang mendaftar untuk didampingi, terutama mereka yang sekarang golongan (IV/a) menuju ke (IV/b),” pungkas Salim.(fz/qq)