Penguatan Data Dan Operator Emis

Kebumen – Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kebumen menyelenggarakan kegiatan Penguatan Data dan Operator EMIS Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam pada Jum’at  (05/02). Kegiatan dilaksanakan di Auditorium Pascasarjana IAINU Kebumen dan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari perwakilan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al Qur’an di Kebumen.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan 5M ini, menurut Kasi PD dan Pontren Makruf Widodo bertujuan sebagai koordinasi antara Seksi PD Pontren Kemenag Kebumen secara umum dengan para pengelola Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam di Kabupaten.

“Lebih dari itu kegiatan ini juga sebagai ajang sharing dan diskusi tentang manajemen Pendididkan Keagamaan. Harapannya dapat meningkatkan Kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab Pimpinan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam di bawah binaan Kemenag Kebumen, terutama tentang pentingnya data EMIS di lingkungan Pesantren dan Madin,” ujar Makruf Widodo.

Dalam arahannya, Kasi PD Pontren menyampaikan bahwa data EMIS merupakan data yang sangat penting pada suatu lembaga pendidikan Islam, melalui data EMIS ini, lembaga pendidikan agama dan keagamaan Islam yang berada di bawah naungan Kementerian Agama menjadi lebih mudah dipantau.

Makruf Widodo meminta kepada semua operator EMIS di masing-masing lembaga agar berkomitmen mengikuti regulasi, meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Agama agar data terhimpun secara akurat dan validitasnya bisa diterima. “Akurasi data serta informasi sangat penting, guna menentukan kebijakan yang akan diambil pemerintah,” tegasnya.

Harapannya, semua lembaga pendidikan Islam di Kebumen aktif dalam mengisi data EMIS. Dijalaskan, prinsip dalam membangun data ialah relevan, valid, obyektif, berkualitas, dan tepat waktu. Ciri lembaga yang baik adalah mereka yang selalu menanamkan kedisiplinan dalam pengelolaan menejemennya dan paling tidak terakreditasi dengan nilai minimal (B), salah satu indikatornya adalah validitas data lembaganya.

“Untuk itu Saya mengucapkan terima kasih kepada segenap FKPP, RMI, FKDT dan Badko TPQ serta para pejuang data Emis Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam yang tergabung dalam wadah Koordinator Kecamatan se Kabupaten Kebumen yang selama ini telah gigih berjuang untuk validasi data Emis,” tutupnya.(fz/qq).