Wiharso: Jabatan Itu Amanah Bukan Hadiah

Karanganyar – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karanganyar, Wiharso, melantik 5 orang penghulu di Aula Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Senin, (1/2/2021). Adapun para penghulu yang dilantik adalah Joko Mursito, S.H, sebagai penghulu KUA Kecamatan Jenawi, Luqman Hakim, penghulu KUA Gondangrejo, Dafid Heri Jaelani, penghulu KUA Karangpandan, Wardi penghulu KUA Karanganyar, Widodo penghulu KUA Ngargoyoso.

Dalam arahan dan bimbingannya usai pelantikan, Kakankemenag Karanganyar menegaskan kembali tentang pentingnya jajaran ASN Kemenag, khususnya para pejabat yang baru dilantik untuk mengaplikasikan 5 nilai budaya kerja Kemenag. “Kemenag sebagai salah satu lembaga pemerintah memiliki 5 nilai budaya kerja. Nilai nilai tersebut nantinya diharapkan mampu meningkatkan kinerja pegawai untuk terwujudnya layanan publik yang prima,” tegas Wiharso.

Untuk itu perlu kita ketahui makna 5 nilai budaya kerja, adalah; Pertama Integritas, yakni Keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar. Kedua Profesionalitas, yaitu bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik.

Ketiga Inovatif yakni menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik. Keempat, Tanggung Jawab, yaitu bekerja secara tuntas dan konsekuen, dan Kelima Keteladanan, ASN Kemenag, terlebih seorang penghulu hendaknya menjadi contoh yang baik bagi orang lain.” papar Wiharso.

KaKaKemenag juga mengingatkan kepada seluruh penghulu/ Kepala KUA Kecamatan yang sudah dilantik, bahwa kenaikan jabatan harus selalui disertai kenaikan iman kepada Allah Swt, serta memberikan pemahaman kepada keluarga bahwa jabatan ini amanah bukan hadiah.

“Jabatan itu bukanlah hadiah, tapi sebuah amanah dari pemerintah agar kita dapat melayani masyarakat dengan penuh tanggungjawab. Sampaikan pada keluarga semua bahwa jangan sampai ada tuntutan lebih yang membuat para suami harus melakukan segala cara agar dapat mengabulkan permintaan anak istri. Kita jaga marwah kemenag dimanapun kita berada,” pungkas Wiharso.(ida/sua)