Wiharso: Pemimpin Harus Cerdas Emosional dan Spiritual

Karanganyar – Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar merayakan Hari Ulang Tahunnya ke-43 di Aula Madrasah Aliyah Negri 1 Karanganyar, Selasa, (16/3) dengan meriah.

Kepala MAN 1 Karanganyar, Lanjar Utami mengatakan, perayaan Ulang Tahun madrasah ini merupakan sebuah refleksi momentum untuk terus menata dan mewujudkan madrasah yang lebih baik. Lanjar mengaku, pihaknya harus dapat menciptakan peluang yang bisa memberi manfaat untuk pengembangan madrasah termasuk perayaan ulang tahun.

Perayaan Ulang Tahun MAN 1 Karanganyar diisi dengan lomba yel yel Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi. “Ini dengan maksud, disamping untuk memeriahkan ulang tahun juga untuk meningkatkan profesional dan tanggung jawab untuk pelayanan prima,” ujar Lanjar.

Kepala Kementerian Agama Kab. Karanganyar, Wiharso dalam sambutannya menyampaikan agar bapak ibu guru tingkatkan soliditas, karena tanpa soliditas maka segalanya tidak akan berjalan dengan baik.

“Sekolah itu ibarat sebuah mobil, semua bagiannya harus terhubung dengan baik agar mobil ini dapat mencapai visi yang diinginkan. Kerjasama adalah kunci dari berhasilnya sebuah organisasi dalam hal ini sekolah,” ujar Wiharso.

Wiharso juga mengatakan bahwa seorang pemimpin harus cerdas secara emosional dan spiritual.

“Agar cita-cita terwujud para siswa harus belajar dengan tekun, belajar tidak melulu dari buku. Belajar dalam arti luas adalah setiap keadaan. Setiap orang dan setiap kesempatan bisa dijadikan sebuah pelajaran yang berharga bagi kehidupan kalian kelak. Imam Syafi’I mengatakan “Jika kalian tak bisa bertahan dengan pahitnya mencari ilmu, maka kalian harus kuat menanggung pahitnya kebodohan”, pesan Wiharso. (ida/sua)