Rumah Muallaf Center Kab. Karanganyar Gelar Pembinaan Muallaf

Karanganyar – Mengusung tema “Menjadi Muslim yang kaffah dan istiqomah” Rumah Muallaf Center Kab.Karanganyar mengadakan kegiatan pembinaan muallaf  dengan menghadirkan Ustad Felix Siauw yang diadakan pada hari Ahad, 12 Desember 2021, di Aula Lembah manah Kecamatan Karangpandan.

Acara dihadiri oleh Ketua Rumah Muallaf Center, Samsi, S.Sos, Ketua FKUB Kab. Karanganyar, Drs. Ngadino,M.Pd, serta Kasi Bimas Islam, Drs. H. Museri, MM dan Ketua Pokjaluh Kab. Karanganyar, Hj. Umu Hani Maryam.

Salah satu program Rumah Muallaf Center adalah Pembinaan terhadap muallaf. Sebab, mereka termasuk dari 8 golongan asnaf yang berhak sebagai penerima zakat. Bertujuan untuk melakukan pendampingan dan pembinaan. Program ini diharapkan, agar saudara para muallaf mampu mendalami nilai dan syariat islam, dan mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka adalah saudara muslim, dan kita diperintahkan oleh Allah untuk tidak meninggalkan, terlebih mengabaikannya.

Ketua Rumah Muallaf Center, Samsi menyampaikan bahwa melalui program pembinaan mualaf dapat menjadi jalan bersama-sama belajar memahami agama islam.

“Tugas kita sebagai sesama muslim kepada saudara muallaf kita adalah membimbing dan memfasilitasi mereka agar bisa dapat menjadi muslim yang kaffah dan istiqomah,” ungkap Samsi.

Samsi berharap kedepan dapat mengadakan kembali gagasan program pembinaan  yang lebih intensif dengan lebih kreatif.

“Rumah muallaf Center sebagai sarana bagi mereka yang ingin belajar islam lebih dalam. Program pemberdayaan untuk muallaf, mengoptimalkan potensi muallaf demi meningkatkan kesejahteraan muallaf secara ekonomi, kedepan program pembinaan mualaf harus lebih solutif, komunikatif, inovatif serta kreatif,” ungkapnya.

Ustad Felix Siauw memberikan motivasi kepada para muallaf agar memeluk Islam dengan niat yang lurus.

“Niat masuk Islam bukan karena orang melainkan karena Islam itu sendiri. Karena kalau ber Islam karena orang lain siap-siap kecewa untuk itu beliau menghimbau agar mencintai Islam karena Islam itu sendiri. Sebab manusia itu sifatnya tidak sempurna jadi yang sempurna itu adalah Nabi Muhammad SAW,” kata Ustad Felix.

“Mualaf sangat memerlukan pembinaan spiritual dan mentalitas ketauhidan agama Islam. Kita harus mempunyai data agar tahu bagaimana strategi dakwah yang digunakan dalam pembinaan Mualaf, faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat proses pembinaan, serta sejauh mana hasil pembinaan yang dilaksanakan para da’i/da’iyah (guru) terhadap mualaf , pembinaan dapat menggunakan dakwah formal dan non-formal serta pendekatan individual. sarana harus mendukung, Karena ada mualaf yang enggan belajar  disebabkan jarak tempuh yang jauh dan kondisi ekonomi,” jelas ustad Felix diakhir acara. Uztad Felix memberikan saran agar para mualaf sesekali diajak wisata religi agar menambah pemahaman mereka tentang agama.(ida/sua)