Apel Pagi, Ibnu Apresiasi Pegawai Paling Gasik Datang Ke Kantor

Kebumen – Bahawa dalam rangka memperkokoh sikap  kesadaran  berbangsa, bernegara,  dan cinta  tanah  air,   serta  meningkatkan  pengabdian,   tanggung  jawab,   dan disiplin Pegawai Aparatur Sipil  Negara (ASN) dilingkungannya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mengadakan kegiatan apel penghormatan bendera merah putih dan doa pada senin, (17/01). Dilaksankan di halaman kantor, apel diikuti seluruh pegawai dan dipimpin langung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kebumen, H. Ibnu Asaddudin.

Ada hal berbeda dari kegiatan apel pagi kali ini, dimana tiba – tiba Kakankemenag H. Ibnu Asaddudin menyuruh salah satu pegawainya yang kebetulan menjadi komandan apel pada pagi itu, Mashudi, disuruh mendekat kepadanya dan membuat pegawai lainnya bingung. Kemudian setelah mendekat Ibnu Asaddudin langsung memeluk tanpa rasa canggung sambil mengucapkan selamat kepadanya.

“Inilah pegawai kita yang patut kita contoh hari ini, dia adalah pegawai yang datang paling gasik hari ini. Sekali lagi, selamat pak Mashudi, dan semoga yang lain bisa mengikutinya,” ucap Ibnu Asaddudin.

Menurut Ibnu, datang gasik ke kantor merupakan satu bentuk implementasi komitmen untuk meraih prestasi, karena orang yang terbiasa disiplin berangkatnya, biasanya dia juga akan disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Selain itu, ujar Ibnu, datang ke kantor lebih gasik juga memiliki banyak manfaat seperti : udaranya masih segar sehingga otak akan lebih rileks, terhindar dari kemacetan,  dan lain sebagainya.

“Saat kantor masih sepi, otak akan  lebih segar dan rileks sehingga bisa berpikir dengan jernih. Dengan begitu, kitapun bisa menghadirkan ide-ide yang lebih cemerlang untuk kemajuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen,” ungkap Ibnu.

Sementara itu, mashudi, pegawai yang mendapat apresiasi dari kepala kantor mengungkapkan bahwa walaupun hanya berupa pelukan dari seorang pimpinan dihadapan rekan kerjanya, tetapi apresiasi tersebut terasa sangat berkesan dan membuatnya bangga.

“Sebetulnya saya berangkat gasik semata – mata hanya menjalankan aturan kedisipilinan yang ditetapkan dan tidak mengharapkan penghargaan apapun, karena itu sudah menjadi kebiasaan saya berangkat lebih awal. Insya Allah saya akan lebih disiplin lagi dan berusaha  menjalankan tugas dengan  sebaik – baiknya.” Ujar Mashudi saat ditemui humas setempat di ruang Penyelenggara Zakat dan Wakaf.(fz/bd).