Kakankemenag Launching Sanggar Tilawah KUA Pejagoan

Kebumen – Rabu, (19/01) bertempat di Masjid Jami’ Bani Ahmad kecamatan Pejagoan Kebumen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Ibnu Asaddudin yang dalam hal ini diwakili oleh Kasubbag TU H. Khamid, secara resmi melaunching Sanggar Tilawah KUA Kecamatan Pejagoan.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Pejagoan Miftahudin, forkompimcam serta para Penyuluh Agama Islam setempat.

Mewakili Kakankemenag,  H. Khamid menyambut baik kegiatan ini dan berharap kedepan Sanggar Tilawah ini bisa melahirkan Qari’ maupun Qariah yang berprestasi. “Saya bangga dan berikan apresiasi setinggi  tingginya kepada seluruh jajaran KUA Kecamatan Pejagoan yang telah menginisiasi lahirnya sanggar tilawah ini,” ucap Kasubbag TU H. Khamid.

“Seiring perkembangan teknologi dan informasi serta mengantisipasi dampak negatifnya, pemberdayaan generasi muda harus terus dilakukan dan dikembangkan. Segala potensi yang ada pada mereka harus terus digali dan dikembangkan kearah yang positif,” tutur H. Khamid.

Senada dengan Kasubbag TU, H. Murtaki, PAIF KUA kecamatan Pejagoan yang menjadi inisiator utama lahirnya Sanggar Tilawah KUA Pejagoan menjelaskan bahwa tujuan utama pendiriannya adalah dalam rangka mewadahi generasi muda Islam di kecamatan Pejagoan agar lebih mencintai Al – Qur’an melalui seni tilawah.

“Harapannya akan lahir kader berbakat dan potensial dari Pejagoan yang bisa berprestasi ke tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan seterusnya,” ujar Moh. Murtaki.

Selain launching sanggar tilawah, pada kesempatan tersebut juga ditandatangani nota kesepahaman antara Kepala KUA Kecamatan Pejagoan dan Kepala SMA Negeri Pejagoan terkait program Penyuluhan Goes To School.

Malalui Penyuluhan Goes To School, lanjut Murtaki, para penyuluh nantinya akan diberi kesempatan seluas – luasnya oleh sekolah yang bersangkutan untuk bersama – sama melakukan pembinaan generasi muda usia sekolah  agar terbentuk generasi yang berakhlakul karimah dan terhindar dari narkoba, radikalisme, pernikahan dini, maupun hal – hal negativ lainnya. fz/bd).