Karanganyar- Rumah Muallaf Center Kab. Karanganyar bersama para Mualaf di Kab. Karanganyar Mengadakan wisata religi di Kota Wali Demak. Rombongan yang terdiri dari Sejumlah Pimpinan dan Pengurus Rumah Muallaf Center Kab. Karanganyar yang terdiri dari Syamsi, M.Pd, Drs. KH. Abdul Muid, Drs. H. Ngadino, S.Pd, M.Pd bersama Bapak Kasi Bimas Islam Kab.Karanganyar Drs.H.Museri,MM disambut baik oleh Bapak Kepala Kemenag Kabupaten Demak  bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Demak. Ahad, (19/12/2021).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Rombongan, Syamsi, M.Pd menyampaikan Wisata Religi di Kab.Demak ini merupakan agenda kegiatan terakhir setelah diadakannya kegiatan pembinaan muallaf di tingkat kecamatan.

“Selama ini, ummat Islam dan para penggiat dakwah bergembira dengan adanya muallaf baru sebagai saudara baru mereka dalam Islam. Lantas muallaf itu  diberi bantuan alakadarnya saja. Tetapi soal pendidikan; aqidah, cara shalat, akhlaq dan lain-lain  sebagainya tidak diperhatikan dengan baik. Sehingga sebagian mereka tersia-siakan. Mereka menjadi orang yang sangat awam dengan Islam bahkan ada diantara mereka yang tak shalat sama sekali meski sudah bertahun-tahun menjadi Muslim dikarenakan tak ada yang mengajarkannya. Tegasnya mereka tidak terbina dengan baik dan dibiarkan mu’allaf selama-lamanya. Para Muallaf yang tergabung di Rumah Muallaf Center Kab.Karanganyar telah mendapatkan pembinaan dan kegiatan wisata religi ini semoga bisa diagendakan rutin,” ujar Syamsi.

Kan. Kemenag Kab. Demak, Ahmad Muhtadi, menyampaikan bahwa para mualaf banyak yang terancam aqidahnya. Ketika memutuskan menjadi seorang mualaf sudah pasti akan banyak rintangan yang harus mereka hadapi.

“Ada mereka yang terusir dari keluarga. Ada pula yang tak diperkenankan pulang ke sanak saudaranya. Ada yang tak diakui lagi menjadi anak. Malah ada yang terancam jiwanya. Rumah Muallaf Indonesia adalah lembaga dakwah yang fokus pada lahan dakwah yang kritis itu. Lahan dakwah yang sering terabaikan dan dibiarkan gersang di padang gurun kehidupan. Sebab Itu  Rumah Muallaf Indonesia setrategis untuk dapat dijadikan sebagai pusat pendidikan, pembinaan dan untuk memberikan jalan keluar dari persoalan muallaf. Dan Itulah sebabnya Allah menetapkan muallaf salah satu dari asnaf yang delapan, orang yang berhak menerima zakat,.” terang Muhtadi

Pada kesempatan itu pula Ahmad Muhtadi, M.Pd memberikan empat nasihat kepada para muallaf. “Pertama agar senantiasa bergaul dengan orang-orang sholeh dan bergaul dengan muslim yang lain agar terjalin ukhuwah  karena Islam macam-macam alirannya. Kedua, terkait dengan agama Islam agar senantiasa bertanya kepada ahlinya yakni kepada Guru yang sudah teruji kemampuannya, ketiga Senantiasa mengamalkan ilmu yang didapat meskipun sedikit, keempat memperbanyak literasi atau membaca buku-buku Islam,” paparnya.

Akhir kegiatan diisi dengan penjelasan sejarah Masjid Agung Demak oleh Bapak Ketua Takmir dan pemberian Cindera mata kepada para Pengurus Rumah Muallaf Center Kab. Karanganyar bapak Syamsi dan bapak Abdul Muid yang disaksikan oleh seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.(ida/sua)

Tampil Sebanyak : 41