Gerakan Cinta Quran, Anak Magang Wajib Tadarus Pagi

Karanganyar – Kementerian Agama  Kabupaten Karanganyar, Wiharso menghimbau agar anak sekolah yang magang di Kantor Kementerian Agama Kab. Karanganyar  memiliki program tadarus pagi setiap hari. Hal ini bertujuan untuk penanaman karakter yang berdasar pada qurani.

Wiharso, Senin, 21/2/2022 dalam pembinaan apel pagi menyampaikan anak magang di Kantor kementerian agama harus berperilaku dan berpenampilan yang berkarakter. Hal ini mencerminkan pelayanan yang ada di Kantor Kemenag Karanganyar

“Hampir di setiap instansi kedinasan ada anak magang baik dari sekolah maupun universitas, saya harap anak magang di Kementerian Agama mempunyai nilai dan kebiasaan lebih dari yang lain . Karena merekalah yang kelak akan meneruskan tugas – tugas kita kelak ketika mereka sudah waktunya, jika mereka dari sekarang sudah mendapat bekal yang baik sejak saat ini, kelak mereka akan contohkan kepada generasi selanjutnya kita,“ ujar Wiharso.

Wiharso meminta para Pengawas PAI maupun madrasah di Kankemenag Karanganyar mengadakan koordinasi  untuk melaksanakan  dan  menyusun Jadwal mpembinaan beserta materinya.

“Mohon bapk / ibu pengawas dapat berkoordinasi dan melancarkan program ini , agar keberadaan kita lebih dekat dan bermanfaat untuk masyarakat. kami harapkan adik-adik dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada, dan kepada adik-adik saya berharap dapat menyesuaikan untuk mengunakan pakaian yang rapi , bersih dan sesuai syariat Islam selama magang di Kemenag,” ungkap Wiharso.

Wiharso juga  berharap setelah magang di Kemenag anak anak  dapat membawa oleh-oleh berupa ilmu agama, seperti belajar mengaji dari yang belum lancar menjadi lebih baik lagi.

“Adapun target pembinaan Membaca Al Quran, adab  bertamu dan menerima tamu dalam pelayanan, Tertib sholat 5 waktu baik sendiri dan mengajak keluarga yng belum tertib, Berbahasa sopan sntun pada orang tuan ( Kromo bahas jawa )  dan selalu dipraktekkan pada orang tuanya dan orang lain, Lurus dalam beribadan mengetahui dasr hukumnya, Budaya  etos kerja yang tinggi, Kejujuran dan disiplin dalam bekerja  serta tanggung jawab. Saya berharap setelah selesai dari sini adik-adik dapat membawa oleh-oleh berupa ilmu pengetahuan, karater yang lebih baik dan berakhlak Qurani,” ungkap Wiharso (ida/sua)