Galang Donasi, PGMI Kemenag Kebumen Bantu Warga Terdampak Banjir

Kebumen – Merespon dengan cepat bencana banjir yang melanda Kabupaten Kebumen beberapa waktu lalu, guru madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen yang tergabung dalam Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) kumpulkan donasi dan distribusikan bantuan untuk korban banjir.

“Berdasarkan data yang kami terima, untuk sementara jumlah donasi yang terkumpul sebanyak Rp. 66.900.000,00 (enam puluh enam juta sembilan ratus ribu rupiah),” demikian disampaikan M. Sururi ketua PGMI Kemenag Kebumen saat melapor dan pamitan akan mendistribusikan bantuan sembako kepada Kepala Kankemenag H. Ibnu Asaddudin di ruang kerjanya, Selasa (22/03).

Dijelaskan Sururi lebih lanjut, dari total donasi yang terkumpul nantinya akan dibagiakan dalam bentuk sembako dan bantuan uang tunai untuk membantu beberapa madrasah di Kebumen yang terdampak banjir.

“Hari ini sementara akan kami salurkan bantuan berupa sembako ke posko dapur umum di desa Demangsari dan desa Bulurejo kecamatan Ayah. Karena berdasarkan keterangan dari kepala desa Bulurejo kepada kami di sana ada 700an warga terdampak banjir dan sudah 8 hari hidup di pengungsian di SDN Bulurejo,” ungkapnya.

Ketua PGMI berharap semoga dengan bantuan yang diberikan sedikit bisa meringankan beban mereka dalam menghadapi musibah ini. Sururi juga mendokan semoga mereka para korban diberikan  kesabaran dan keikhlasan serta kesabaran.

Menerima laporan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Ibnu Asaddudin menyatakan sangat mendukung gerakan kemanusiaan yang digagas PGMI tersebut, dan mendoakan semoga apa yang dilakukannya mendapatkan balasan dari Allah S.W.T. Bahkan secara pribadi H. Ibnu berkenan menambahkan jumlah donasi tersebut.

“Hadirkan kebersamaan, terus tebarkan kebaikan dan kasih sayang diantara kita, tetapi saya mohon utamakan juga keluarga besar madrasah kita terlebih dahulu,” pesannya.

Usai laporan kepada Kakankemenag, tim peduli PGMI langsung bergerak menuju lokasi dan menyerahkan bantuan. Bantuan pertama di posko dapur umum desa demangsari diterima oleh Kades Demangsari Warisan, di sana ada 1500 kepala keluarga yang terdampak. Sementara bantuan di desa Bulurejo diterima oleh Sekdes Bulurejo Tusirah. Keduanya sangat berterimaksasih sekali kepada PGMI atas bantuan yang diberikan kepada warganya.(fz/bd).