Gerakan Siswa Cinta Al Quran

Karanganyar –  Siti Zulaikhah , S.Ag, M.Pd.I selaku Pengawas Agama Islam di Kabupaten Karanganyar meresmikan Kelas Tilawah Al Qur’an Hari selasa  tanggal 8 Maret 2022 di SDN 4 Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar.

Acara ini dihadiri oleh Fomkorpinca, Korwil, Kepala Sekolah Se-kecamatan Jaten dan Para guru juga Ketua  Komite sekolah SDN 04 Jaten.

Kepala SDN 4 Jaten, Sri Hartati. S.Pd .MM Dalam sambutannya mengucapkan apresiasi atas di bukanya program kelas tilawah Al Qur’an.  

“Kami sangat bersyukur atas gerakan di bukanya program kelas tilawah Al qur,an dengan harapan bahwa anak didik semakin cinta kepada Al qur’an dan semakin tahu anak arti dan makna dalam nilai kandungan Al qur’an sehingga anak berakhlak mulia juga Pendidikan akan tercapai anak berwawasan luas tapi nilai akhlaknya berorentansi pada Al qur’an. Mengawali Tahun 2022 ini kami berharap SDN 4 Jaten bias terus berinovasi dan berubah lebih baik,” tutur Sri Hartati.

Sri Hartati tidak lupa untuk mengajak masyarakat maupun siswa  yang memiliki Mushaf Al Quran atau Iqro’ dan buku penunjang agar bisa diwakafkan.

“Ini adalah salah satu bagian dari gerakan literasi Qurani SDN 4 Jaten. Kami menggalakan satu siswa satu Qur’an, maka bagi masyarakat yang ingin mewakafkan Al Quran kami sangat berterima kasih, Al-Qur’an yang diwakafkan masyarakat maupun siswa akan dipakai sebagai pegangan saat di sekolah,” terangnya.

Targetnya dalam satu semester anak khatam 1 kali. Kami ingin membuat pojok al-Qur’an disetiap sudut sekolah. Sehingga al-Qur’an bisa dibaca siapa pun yang datang ke sekolah kami. Termasuk wali murid yang menunggu anaknya agar tidak hanya lihat gadget,” lanjutnya.

Zulaikhah mengatakan dari awal di bukanya sekolah  tilawah pasti banyak peminat anak didiknya tapi waktu berjalan akan berkurang.

“Kami titip pesan kepada guru atau pengajarnya sepandai-pandai program ini di kemas menyenangkan tapi tak lepas dari proses pembelanjarannnya. Agar Upaya membaca al-Quran bisa menjadi kebiasaan siswa-siswi SDN 4 Jaten sejak awal masuk sekolah. Setiap hari, siswa diajari membaca dan menghafal al-Qur’an. Siswa juga dibiasakan untuk Shalat Dhuha dan Shalat Dzuhur berjama’ah,” harapnya.(ida/sua)