Kepala MAN 4 Kebumen Imbau Para Guru dan Karyawan Bijak Bermedsos

KebumenMedia sosial sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Di satu sisi, media sosial menjadi sarana berbagi informasi. Namun dalam realitanya, media sosial saat ini juga kerap digunakan sebagai alat memproduksi berita-berita bohong atau hoak, memprovokasi dan berbagai konten negatif lainnya. Bahkan tidak jarang media sosial memicu terjadinya ketegangan dan permusuhan.

Untuk itu, Kepala MAN 4 Kebumen, Muhamad Siswanto, dalam acara tadzkirah pada Jum’at (11/03) menyampaikan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Di samping itu, dalam acara yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas itu, Siswanto juga mengingatkan di hadapan para guru dan karyawan MAN 4 Kebumen untuk tidak mudah terprovokasi setiap berita yang dibaca lewat media sosial.

“Jangan mudah memposting berita di media sosial kalau tidak dipikirkan terlebih dahulu dampaknya pada orang lain. Jangan-jangan berita yang kita sebarkan justru menyebabkan orang lain tersinggung, tersakiti hatinya dan menyebabkan permusuhan. Kita jangan saling membuly karena setiap orang pasti memiliki kelemahan dan kekurangan,”ungkap Siswanto.

Pada kesempatan itu, Siswanto juga mengutip sebuah riwayat yang menceritakan salah seorang yang oleh Rasulullah SAW dikatakan sebagai calon penghuni surga.

“Orang itu ternyata setelah diteliti punya kebiasaan yang baik. Tidak suka dengki, iri dan hasud pada sesama orang Islam. Orang-orang seperti itu hatinya disebut Qur’an sebagai qalbun salim,” ungkap Siswanto. (@papirose/fz/bd).