Pembinaan Guru Pasraman di Lingkungan Kemenag Karanganyar

Karanganyar –Sebagai bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Agama terhadap para Guru Pasraman/ Sekolah Minggu di Kab. Karanganyar, maka Kantor Kementerian Agama Kab, Karanganyar menggelar kegiatan Pembinaan Peningkatan Kompetensi Guru Pasraman/ Sekolah Minggu pada Sabtu, 28/3/2022 di  Hotel Indah Palace Tawangmangu, Karanganyar. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kasubbag TU Kankemenag Karanganyar, Muh. Rusdiyanto mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Karanganyar.

Rusdiyanto menyampaikan pentingnya  untuk selalu menjaga moderasi beragama, Moderasi beragama sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Moderasi bukan untuk mempersempit keyakinan, akan tetapi untuk menjaga keharmonisan, sehingga sebagai guru pasraman untuk selalu menyampaikan kepada siswa supaya terus menjaga moderasi dalam beragama,” jelas Rusdiyanto.

Pembinaan dari Pembimas Hindu Kanwil, Drs. I Dewa Made Artayasa menjelaskan bahwa pembinaan ini sangat penting bagi guru dan pengurus Pasraman/ Sekolah Minggu sebab para guru dan pengurus Pasraman inilah yang nantinya akan berkecimpung langsung dengan masyarakat dalam membina anak-anak pada Pasraman/ Sekolah Minggu agama Hindu.

Lebih lanjut, Pembimas Hindu menyampaikan Pasraman terdiri dari non formal, formal, dan sekolah minggu. Sehingga, untuk diperhatikan bersama dalam pelaksanaannya pasraman tersebut masuk kemana.

“Perijinan pasraman ke Dirjen yang pertama ada lahan dulu, kemudian dirikan pasraman, setelah itu ajukan ijin pendirian pasraman. Setelah ijin keluar, baru mengajukan tanda daftar dan ijin operasional pasraman. perijinan juga disertai rekomendasi secara bertingkat. Dari yayasan, Kemenag kab/kota, Kanwil, apabila ditujukan ke Dirjen,” jelas I Dewa Made Artayasa.

Selanjutnya, sebagai upaya mencapai kemajuan dalam pendidikan di Pasraman/ Sekolah Minggu, maka semua pihak harus saling mendukung antara pemerintah, pengurus dan tenaga pendidik Pasraman, dan masyarakat yang dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan di Pasraman/ Sekolah Minggu. Kemenag Karanganyar melalui Bimas Hindu akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan pihak-pihak lainnya dalam mengupayakan optimalisasi dukungan bagi pendidikan di Pasraman/ Sekolah Minggu.

Dalam pembinaan ini diberikan kesempatan bagi para guru, perangkat pendidikan, dan pengurus Pasraman untuk berdiskusi bersama demi peningkatan kualitas pendidikan Pasraman.(ida/sua)