Tingkatkan Minat Masuk Perguruan Tinggi, MAN 1 Kebumen Gelar Orientasi  Bersama IAIN Salatiga

Kebumen-Salah satu faktor yang menentukan masa depan seseorang adalah pendidikan. Semakin tinggi pendidikan seseorang maka akan semakin besar peluang seseorang untuk mendapatkan masa depan yang cerah. Saat ini kendala biaya janganlah menjadi suatu penghalang, karena sekarang banyak sekali perguruan tinggi yang membuka program beasiswa.

Menyoroti hal tersebut, Rabu (16/03) MAN 1 Kebumen menyelenggarakan kegiatan Orientasi Perguruan Tinggi dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Kegiatan yang dilaksanakan di GOR MAN 1 Kebumen tersebut bertujuan untuk memotivasi peserta didik agar tertarik melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Wakil Kepala Madrasah, Wali Kelas dan Guru Bimbingan Konseling mendampingi peserta didik kelas XII.

Kepala MAN 1 Kebumen H. Wachid Adib dalam sambutannya menyampaikan, peserta didik kelas XII MAN 1 Kebumen harus semangat mewujudkan cita-cita. “Kalian sebagai generasi muda harus optimis menyambut masa depan. Jangan takut untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, jangan takut tidak ada biaya, jangan takut tidak diterima.” Pesannya.

“Selalu ikhtiar dan berdo’a untuk meraih cita-cita, jangan padam api semangat belajar setelah lulus dari MAN 1 Kebumen”, lanjut H. Wachid Adib.

Sekitar 291 peserta didik kelas XII tampak serius menyimak presentasi yang dibawakan oleh Siti Asdiqoh dan rekan-rekan dosen IAIN Salatiga. Siti Asdikoh menyampaikan kalian jangan patah semangat untuk kuliah, menuntut ilmu itu wajib sebagai sarana meraih cita-cita. Dengan bekal ilmu dan kesungguhan, Insyaallah cita-cita kalian akan terwujud.

Siti Asdiqoh yang saat ini menjabat Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Salatiga berharap semoga peserta didik MAN 1 Kebumen dapat bergabung bersama IAIN Salatiga, berjuang bersama mewujudkan cita-cita dan menjadi generasi muda yang dapat  mengimpletasikan nilai-nilai moderasi beragama yang saat ini sedang diprioritaskan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia”, harap Siti Asdiqoh (tt/fz/bd).