Audiensi Dengan Bupati, Kakankemenag Kebumen Jelaskan Program SILANTHING

Kebumen – Audiensi dengan Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Ibnu Asaddudin sampaikan program prioritas Kemenag tahun 2022. Diterima secara langsung oleh Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto beserta Wakil Bupati Hj. Ristawati serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Kebumen, audiensi dilaksanakan di Pendopo Kabumian, Selasa (05/04).

Turut hadir mendampingi audiensi ini, Kasubbag TU H. Khamid para Kasi, Penyelenggara dan pejabat fungsional di lingkungan Kankemenag Kab. Kebumen.

Disampaikan H. Ibnu bahwa pada tahun 2022 ini, dalam melaksanakan pogram kegiatan dan anggaran, Kementerian Agama menekankan pada 7 program prioritas yakni : 1. Penguatan Moderasi Beragama, 2. Transformasi Digital, 3. Revitalisasi KUA, 4. Cyber Islamic University, 5. Kemandirian Pesantren, 6. Religiousity Index, dan 7.Pencanangan Tahun Toleransi 2022.

Ibnu melanjutkan, guna mendukung program prioritas tersebut, sekaligus mendukung suksesnya program – program pemerintah kabupaten sesuai visi misi bupati kebumen yaitu untuk mewujukan kabupaten kebumen yang SEMARAK sejahtera, mandiri berakhlak bersama rakyat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, sebagai bagian dari pemerintah pusat yang ada di daerah telah melakukan beberapa terobosan / inovasi.

Khusus untuk layanan pendaftaran calon jamaah haji, masyarakat tidak perlu repot, kini cukup datang ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Karena menurut Kakankemenag, ditahun 2022 ini, pihaknya akan turun langsung ke kecematan kecamatan, melalui program SILANTHING, atau Sistem Layanan Terpadu Haji Keliling. Dengan membagi wilayah pendaftran menjadi tiga (3) zona berbasis domisili calon jamaah haji yaitu wilayah Kebumen barat di KUA kecamatan Gombong, wilayah Kebumen tengah di Kankemenag kab. kebumen dan wilayah kebumen timur di KUA kecamatan Kutowinangun.

“Masyarakat cukup sekali datang semua akan terlayani dengan baik dan secara otomatis akan mendapatkan nomor porsi haji,” Ungkap Kakankemenag.

Ibnu menerangkan, bahwa berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, setiap tahunnya ada sekitar 5000 warga Kabupaten Kebumen yang mendaftar haji. Untuk itu Ivonasi ini perlu dilakukan.(fz/bd).