Lima Kunci Sukses di Bulan Ramadan

Grobogan – Kantor Kemenag Grobogan bekerja sama dengan Radio RSPD Purwodadi mengadakan kegiatan ceramah agama menjelang berbuka puasa. Radio RSPD menyediakan durasi waktu sekitar 15 menit bagi para penceramah dari Kankemenag Grobogan untuk memberikan siraman rohani menjelang berbuka puasa.

Menurut Fahrurrozi Kasi Bimas Islam Grobogan mengatakan, para da’i yang berasal dari para pegawai Kemenag  diatur jadwal ceramahnya.dan ceramah bisa dilakukan secara on air atau direkam, tergantung pada kesibukan dan waktu yang bisa dialokasikan oleh para penceramah. Bila mereka mempunyai waktu luang, maka bisa datang ke radio RSPD sekitar pukul 17.00 untuk melakukan siaran secara langsung. Tapi bila tidak memungkinkan, maka dilakukan perekaman ceramah yang bisa dilakukan dengan kaset, handphone ataupun datang ke radio RSPD untuk melakukan rekaman.

Walaupun jumlah pendengar radio tidak lagi terlalu banyak di Kabupaten Grobogan, namun saat menjelang berbuka puasa sebagian besar umat Islam di Grobogan masih setia berpedoman pada “waktu radio”. Dan Radio Grobogan masih menjadi referensi utama dikarenakan menyediakan acara ceramah agama menjelang berbuka puasa. “Itulah senangnya kami dengan radio Grobogan, bisa dengarkan ceramah agama menjelang buka puasa.

Dan di hari keempat, 4 Ramadhan tepatnya 30 Mei 2017, penceramah disampaikan oleh Fahrurrozi. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Untuk itu semua harus bisa mengamalkan 5 kunci sukses di bulan Ramadan,” kata Fahrurrozi.

Pertama berpuasa, karena Allah SWT telah menjanjikan pahala yang besar bagi kaum muslimin. Kedua salat tarawih mengandung arti, barang siapa melaksanakan salat tarawih di bulan Ramadan, maka akan akan di ampuni dosa-dosanya.  Ketiga membaca Al Qur’an atau tadarus di bulan Ramadan. “Nabi Muhammad SAW bersabda barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya mendapat satu kebaikan dan akan dilipat gandakan sepuluh kali,” imbuhnya.

Dan keempat I’tikaf Lailatul Qadar, malam yang lebih mulia dari seribu malam. Dan kelima adalah membayar Zakat Fitrah sebelum mengakhiri Ramadan, karena zakat fitrah berlaku untuk orang Islam mulai bayi yang baru lahir hingga orang tua.

Lebih lanjut Fahrur mengajak agar umat bisa memanfaatkan dengan benar-benar kesempatan yang langka ini karena datangnya Bulan Ramadan hanya 1 kali dalam setahun. Oleh karena itu hendaknya mulai disiapkan diri dan niatan untuk selalu rajin beribadah, salat tarawih dan bertadarus Al Qur’an. “Begitu pula dengan harta yang dimiliki hendaknya segera dipersiapkan mana yang akan disedekahkan untuk faqir miskin, mana yang akan diserahkan kepada UPZ,’’ pungkasnya.(bd/gt)