Akibat Pengalihan Transit, Kedatangan Kloter 48 Mundur 4 Jam

Boyolali – Sampai dengan Jumat (07/10) sebanyak 48 kelompok terbang (kloter) dengan jumlah 17,190 jemaah telah diterima oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo. Dalam sehari ini Asrama Haji Donohudan Boyolali telah menerima kedatangan jemaah haji sebanyak 3 kloter, pada pukul 01:14 WIB dini hari kloter 46 dari Kabupaten Grobogan dengan jumlah jemaah sebanyak 359, dilanjutkan dengan kloter 47 dari Kabupaten Semarang pada pukul 05:50 WIB dengan jumlah jemaah sebanyak 360 dan kloter 48 dari Kabupaten Rembang pada pukul 20:06 WIB dengan jumlah jemaah sebanyak 358 mengakhiri kedatangan jemaah haji pada Jumat, (07/10).

Sekretaris PPIH Noor Badi menyampaikan bahwa sesuai dengan jadwal rencana kedatangan jemaah haji, hari ini Asrama Haji Donohudan Boyolali telah menerima kedatangan jemaah haji sebanyak 1,077 terbagi dalam 3 kloter mulai sejak dini hari hingga malam ini.

“Sebanyak 1,077 jemaah haji telah kita terima dan melalui seremonial sederhana telah kita serahkan kembali kepada petugas daerah masing-masing, mulai dari kloter 46, dilanjutkan kloter 47 dan yang barusan selesai Kloter 48,” urai Noor Badi saat dikonfirmasi seusai penyambutan dan penyerahan jemaah haji kloter 48 Kabupaten Rembang di Gedung Muzdalifah.

Khusus untuk kloter 48 mengalami keterlambatan kedatangan, hal ini mendadak diinformasikan oleh pihak Garuda Indonesia bahwa ada pengalihan transit pesawat pembawa jemaah haji kloter 48 yang seharusnya di Colombo Bandaranaike International Airport Srilanka beralih ke Trivandrum International Airport India karena penutupan landasan pacu pesawat.

“Kami memperoleh informasi adanya pengalihan transit oleh pihak Garuda Indonesia untuk pesawat pembawa kloter 48 yang seharusnya di Colombo Srilanka beralih ke Trivandrum India, dan proses peralihan transit membutuhkan waktu yang cukup sehingga jadwal pendaratan di Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Boyolali yang semula berdasarkan estimasi pada 15:45 WIB menjadi 19:45 WIB,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa akibat proses pengalihan tersebut selain berdampak langsung pada penerbangan kloter 48, juga mengakibatkan adanya penyesuaian slot di Bandar Udara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah oleh General Authority of Civil Aviation (GACA) Saudi sehingga untuk jadwal kedatangan kloter 53 yang semula mendarat pada pukul 18:55 WIB menjadi 22:35 WIB.

“Adanya penutupan landasan pacu pada Bandara Colombo ini berdampak pada jadwal pemulangan pesawat pembawa kloter dari SOC, sehingga dilakukan penyesuaian slot oleh GACA Saudi, penyesuaian slot ini merubah jadwal kedatangan kloter 53 yang membawa jemaah gabungan dari Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara semula pada pukul 18:55 WIB menjadi pukul 22:35 WIB,” tambahnya.

Selama masa operasional penyelenggaraan ibadah haji, hingga sampai dengan kedatangan kloter 48 jumlah jemaah haji SOC yang wafat sebanyak 50, 49 wafat di Arab Saudi dan 1 wafat dalam perjalanan dari bandara menuju RSD. Moewardi, sedangkan yang masih tertinggal di Arab Saudi sebanyak 8 jemaah kesemuanya dalam proses perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Sementara untuk jadwal kedatangan esok Sabtu (08/10) ada 5 kloter, masing-masing ; kloter 49 pada pukul 01:40 WIB, kloter 50 pada pukul 07:40 WIB, kloter 51 pada pukul 11:55 WIB, kloter 52 pada pukul 15:45 WIB dan kloter 53 pada pukul 22:35 WIB. (gt/gt)