Bekali Ilmu Haji dan Umrah sejak Dini

Purbalingga – Seksi Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Purbalingga sudah sejak tahun 2009 bekerja sama dalam memberikan pelatihan manasik haji guna menunjang teori pada pelajaran agama Islam kelas IX semester 2 bab pelajaran haji dan umrah.

Guru Pendidikan Agama Islam, Pardiyono disela mengawasi kegiatan pelatihan manasik haji, Jum’at (07/04), di Alun-alun Purbalingga menjelaskan, tujuan dari kegiatan untuk memberikan pemahaman antara teori dan praktik pada seluruh peserta kegiatan yang berjumlah 205 siswa kelas IX yang terdiri dari 87 siswa laki-laki dan 118 siswa perempuan.

“Kegiatan ini adalah realisasi dari materi pembelajaran Haji dan Umrah, dengan harapan anak-anak punya pengalaman dalam hal teori dan praktik, sehingga kelak apabila anak-anak bisa melaksanakan ibadah haji sendiri sudah memiliki pengalaman saat pelatihan manasik haji di SMP,” jelas Pardiyono.

Ditambahkan, penjelasan terkait kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama karena Kementerian Agama yang paling berkompeten dengan penyelenggaraan haji dan umrah, dan agar anak-anak mengetahui bahwa Kankemenag yang mengurusi ibadah haji.

“Yang berkompeten dengan urusan ibadah haji adalah Kankemenag dengan harapan bahwa anak-anak juga tahu siapa saja yang mengurusi ibadah haji di Purbalingga,” tambahnya.

Kepala Seksi PHU Kankemenag Purbalingga, Muhkhlis Abdilah yang hadir bersama dengan 6 orang dari Kemenag Purbalingga sebagai petugas pembimbing pelatihan manasik haji menjelaskan bahwa kerja sama yang telah terbangun dengan SMP Negeri 1 Purbalingga selama ini, ditindaklanjuti dengan memberikan bimbingan manasik haji kepada siswa kelas IX, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Muklis menambahkan bahwa atas kegiatan bimbingan manasik haji diharapkan bisa membentuk karakter siswa yang mandiri dan sadar akan kewajiban.

“Kankemenag Purbalingga menindaklanjuti atas kerjasama yang selama ini sudah terbangun, sebagai ana tahun-tahun sebelumnya memberikan bimbingan manasik haji kepada siswa  kelas IX. Diharapkan bisa membangun karakter siswa di sekolah ini menjadi siswa yang mandiri, disiplin dan sadar akan kewajiban sebagai umat Islam terkait ibadah haji yang harus dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawabnya,” jelas Mukhlis.

Lebih lanjut Mukhlis berharap, bimbingan manasik haji diharapkan bisa sebagai bagian kegiatan ekstra kurikuler sekolah agar bisa menjadikan perkembangan pengetahuan tentang ibadah haji bagi siswa. (sf/gt)